Jembatan 6 Desa, Prioritas Usulan Pembangunan Daha Selatan HSS

Kandangan, KP – Jembatan penghubung dari 6 desa di Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) jadi usulan paling prioritas dalam pembangunan untuk tahun 2022.

Kecamatan Daha Selatan melaksanakan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) 2022. Bupati HSS Achmad Fikry membuka kegiatan itu, Senin (1/2/2021) secara daring dari Ruang Media Center Kantor Sekretariat Daerah (Setda). 

Camat Daha Selatan Nafarin menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pra-Musrenbang, yang menghasilkan usulan prioritas kecamatan.

“Sebanyak 108 usulan sebelumnya, mengerucut menjadi 22 usulan prioritas kecamatan,” beber Nafarin, di Aula Kantor Kecamatan Daha Selatan. 

Nafarin memaparkan, dari 22 usulan prioritas itu terdiri dari 15 buah usulan pembangunan fisik, 3 usulan pembangunan ekonomi, dan 4 usulan sosial budaya.

Usulan paling prioritas di Kecamatan Daha Selatan ungkapnya, yakni pembangunan jembatan penghubung untuk 6 desa. Yakni di Desa Habirau Tengah, Parigi, Banua hanyar, Tambangan, Baruh Jaya dan Samuda.

Berita Lainnya
1 dari 418

Nafarin mewakili masyarakat Daha Selatan mengucapkan terima kasih kepada Pemkab HSS, yang telah melakukan berbagai pembangunan. Salah satunya sebutnya, pembangunan perpustakaan yang representatif. 

“Perpustakaan ini merupakan sebuah kebanggaan masyarakat Daha pada umumnya, karena hanya terdapat dua buah perpustaakan di Kabupaten HSS, yaitu di Kota Kandangan dan Kecamatan Daha Selatan,” ujarnya. 

Bupati HSS Achmad Fikry mengatakan, sebelumnya sudah dilakukan pertemuan antara Wakil Bupati dengan masyarakat, untuk menyepakati titik-titik yang akan dibangun jembatan. 

“Setelah Musrenbang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kabupaten HSS akan meninjau lokasi, untuk melihat langsung yang mana memenuhi syarat untuk di bangun jembatan,” ungkap Achmad Fikry.

Bupati Achmad Fikry menjelaskan, proses rencana pembangunan jembatan di Daha Selatan bergantung pada kesediaan masyarakat terkait pembebasan lahan. Serta kesepakatan masyarakat dengan tim independen yang ditunjuk, untuk menentukan harga bangunan dan tanah. 

Selanjutnya, secara fisik pembangunannya akan dimulai di tahun 2022.

Musrenbang itu turut diikuti Ketua DPRD HSS Akhmad Fahmi, wakil ketua, serta anggota DPRD Dapil III Daha. Pada kesempatan itu Bupati mengatakan, pihaknya berharap dukungan DPRD supaya rencana pembangunan jembatan tersebut cepat terlaksana. (tor/K-6) 

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya