Kasus Penganiayaan Pengawas Aptrindo Polisi Masih Belum Beri Keterangan Resmi

Banjarmasin, KP – Kasus penganiayaan Rahmad Dahlan (51), seorang pengawas lapangan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo)- Anggota Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (Alfi)/Indonesian Logistics Forwarders Association (Ilfa), masih ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Pasalnya sampai sekarang tak ada jawaban dari Kapolsek KPL Banjarmasin, AKP Ariansyah SIK, maupun Kanit Reskrim, Ipda Rizqy Nugraha Ramadan STRik.

Sebab, ketika hendak dikonfirmasi masalah penganiayaan tersebut, Jum’at (26/2/2021), masih belum ada jawaban sama sekali.

Berita Lainnya

Ketua KONI Tabalong Dituntut Lima Tahun

Jumat Berkah, Polsek Banteng Berbagi

1 dari 1.400

Diberitakan sebelumnya, Rahmad Dahlan, warga Jalan Bahagia Teluk Tiram Darat RT 08 RW 01 Banjarmasin Barat menjadi korban penganiayaan oleh WH warga Jalan Sutoyo S RT 21 Banjarmasin Tengah.

Insiden itu terjadi di parkiran kontainer Meratus Pelabuhan Trisakti, Jalan Lumba-Lumba Banjarmasin Barat, Rabu (24/2).

Akibatnya, korban menderita luka memar di bagian bahu dan wajah pipi kanan.

Tak terima, korban bersama bersama temannya yang juga sebagai saksi langsung mendatangi Polsek Kawasan Pelabuhan dan Laut (KPL) Banjarmasin untuk melapor. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya