Pembukaan MTQ Nasional Ke-46 di Kecamatan Tanta Bisa Menjadi Model

Tanjung, KP – Melihat efesiensi yang dapat dilakukan saat pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional Tingkat Kabupaten Tabalong yang digelar di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Kecamatan Tanta bisa dijadikan model untuk kegiatan di masa normal.

Hal itu, diungkapkan Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan MTQ Nasional Ke-46 tingkat Kabupaten Tabalong belum lama tadi di Halaman Masjid An Noor Kecamatan Tanta.

Berita Lainnya
1 dari 273

Dari empat hal yang disampaikannya saat pembukaan, Anang mengungkapkan bahwa kedepan perlu memikirkan, apakah pelaksanaan ini MTQ Ke-46  di Kecamatan Tanta ini sebagai model pelaksanaan MTQ berikutnya di Kabupaten Tabalong, “saya melihat ini bisa kita jadikan model, karena lebih murah dan efesien, seremonialnya kita pangkas habis-habisan, tapi tidak mengurangi kegiatan inti, jika ini kita bisa jadikan model di saat kita sudah normal, saya yakin lebih banyak dana yang bisa kita laksanakan untuk pembinaan, sehingga kita bisa meraih prestasi terbaik dalam kegiatan MTQ, apakah di tingkat provinsi atau di tingkat nasional,” ujarnya.

“Secara singkat ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan, pertama, laksanakanlah kegiatan ini sesuai dengan rencana, saya memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana, sebat tidak mudah melaksanakan MTQ disaat pandemi Covid-19. Alhamdulillah, Camat Tanta bersama dengan kapolsek dan danramil didukung oleh semua panitia, bisa melaksanakan kegiatan pembukaan pada hari ini,  selain memberikan penghargaan dan apresiasi saya juga memberikan uplus kepada Muspika Kecamatan Tanta, tidak saja berhasil menekan angka seberan Covid-19, di kecamatan ini tapi juga dapat melaksanakan kegiatan MTQ Nasional Ke-46 tingkat Kabupaten Tabalong,” sebut Anang.

Terkait tema MTQ Nasional Ke-46, orang nomor satu di Kabupaten Tabalong ini menganggap sangat tepat, yang intinya adalah untuk melakukan ikhtiar/usaha yang diridhoi Allah SWT, berdoa meminta kepada Alloh SWT, dan bertawakal yang artinya menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT,  “oleh karena itu, ini bukan sekedar tema, tetapi ini sebagai gambaran tentang orang Tabalong yang selalu berikhtiar, berdoa dan bertawakal dan kita berharap, karena kegiatan MTQ ini dilaksanakan di saat pandemi Covid-19, kita sama-sama berdoa mudahan angka Covid-19 di Kabupaten Tabalong tetap landai,” harapnya.

“Saya berharap kepada dewan hakim dalam memberikan penilaian, bagaimanapun ini sebuah kegiatan musabaqah dan yang kita musabaqahkan ini bukan main-main yaitu Al Qur’an, oleh sebab itu obyektifitas dewan hakim dan dewan juri, sangat menentukan kwalitas dan keberhasilan dalam kegiatan ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, kami juga berharap agar kegiatan penerapan protokol kesehatan betul-betul kita laksanakan secara ketat dan lebih dari itu kita sama, berdoa mudahan kegiatan ini berjalan dengan lancar,” demikian pungkas Anang dalam kegiatan yang dihadiri oleh unsur Forkopinda Kabupaten Tabalong, Kepala Kemenag Kabupaten Tabalong, Ketua Umum MUI Tabalong, Ketua Umum Panitia Pelaksana Camat Tanta Drs Bahdul Husni M.Ap, Ketua LPTQ Tabalong, pejabat dari jajaran pemerintah Kabupaten Tabalong, ketua anggota dewan hakim dan juri serta sejumlah pimpinan kafilah. (ros/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya