Pertamina Sigap Distribusikan BBM dan LPG ke Desa Terisolir Banjir

Banjarmasin, KP – Banjir yang melanda Kalimantan Selatan membuat penyaluran BBM dan LPG ke beberapa kabupaten/kota sedikit terhambat dikarenakan akses utama masih sulit untuk dilalui.

Seperti, Desa Datar Ajab dan Desa Barabai di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Serta, Lok Baintan dan Desa Sungai Pinang berada di Kabupaten Banjar.

Setelah bermalam akibat cuaca buruk, baru pada Kamis (28/01) siang, helikopter BNPB yang dikomandoi oleh Komandan Lanud Syamsudin Noor Kolonel Pnb M.Taufik Asraj, berhasil mendarat di Desa Datar Ajab bersama tim kedua yang membawa BBM.

Tim kedua ini, terdiri dari Pertamina, BPBD, TNI dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, yang mengangkut BBM berupa Pertamax 600 ltr, Minyak Tanah 600 ltr, dan 1000 ltr Pertadex untuk Desa Barabai.

Bantuan secara simbolik diberikan oleh Pertamina yang diwakili oleh Drestanto Nandiwardhana, Sales Branch Manager wilayah Kalsel dan Kalteng kepada Kasubdit Kedaruratan BPBD Kalsel S Dinarja di Posko Landasan Udara Penanggulangan Banjir Prov Kalsel di Bandar Udara Syamsudin Noor. 

Sedangkan di Desa Datar Ajab bantuan diserahkan oleh Drestanto kepada Plt Sekretaris Daerah Kabupaten HST, H Faried Fakhmansyah.

Drestanto menyampaikan, pengiriman bantuan BBM Pertamina berhasil dilakukan melalui jalur udara berkat sinergi apik antara BNPB, BPBD Kalsel dan Danlanud Syamsudin Noor. 

“Alhamdulillah, Pertamina berhasil mengirimkan bantuan ke Desa Datar Ajab yang merupakan daerah yang paling parah terdampak banjir, sejak pertengahan Januari 2021 yang hingga saat ini (28/01) masih terisolasi karena akses jalan darat terputus,” ungkap Drestanto.

Ia berharap, dengan bantuan BBM ini bisa mempercepat dan membantu upaya pemulihan pasca bencana di Datar Ajab.

“Bantuan ini merupakan wujud komitmen Pertamina Peduli kepada lingkungan sekitar dan Pertamina akan selalu menyalurkan energi kebaikan, Energizing You,” tambah Drestanto.

Sementara, Farid Fakhmansyah, Plt Sekda HST, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pertamina yang turut prihatin dan turut andil dalam merehabilitasi masyarakat HST.

Berita Lainnya
1 dari 643

Dimana, Pertamina telah memberikan bantuan BBM yang sangat bermanfaat untuk aktivitas bagi warga dan penanganan bencana di Kecamatan Hantaka Desa Datar Ajab.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan Pertamina kepada masyarakat kami di HST, khususnya daerah yang sangat terdampak dan sulit diakses seperti Kecamatan Hantakan, Desa Datar Ajab dan sekitarnya,” kata Farid.

Menurutnya, bantuan BBM sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena bantuan yang saat ini datang ke masyarakat lebih banyak bahan makanan, pakaian dan obat-obatan. Sedangkan, bahan bakar belum ada yang menyentuh.

“Jadi, dengan bantuan ini sangat bermanfaat untuk proses aktivitas sehari-hari termasuk kegiatan aktivitas alat berat untuk memperbaiki wilayah terdampak karena longsor, banjir,” imbuh Farid.

Kasubdit Kedaruratan BPBD Kalsel, Dinarja, mengatakan kondisi rumah-rumah warga terkena banjir di beberapa desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sudah sejak dua minggu lalu ditetapkan dari status siaga darurat menjadi tanggap darurat oleh Pemprov Kalsel.

Sedangkan, Budi Harianto, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten HST menerangkan bahwa pembagian bantuan BBM tersebut selain untuk relawan, juga diberikan kepada warga terdampak banjir.

“Misalnya Pertadex akan digunakan sebagai bahan bakar untuk alat berat seperti excavator, buldozer, genset, gergaji mesin. Sedangkan Pertamax sebagai bahan bakar motor trail untuk mobilisasi, minyak tanah untuk bahan bakar untuk memasak yang akan disitribusikan sesuai kebutuhan dan skala prioritas,” tandas Budi.

Kemudian, pada Jumat (29/01),
Pertamina bekerjasama dengan Korem 101 Antasari mendistribusikan LPG ke daerah Lok Baintan, Desa Sungai Pinang, Kabupaten Banjar dengan menggunakan perahu tradisional kelotok.

Drestanto yang menjadi perwakilan Pertamina dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa distribusi LPG ke Lok Baintan ini berdasarkan pengkajian dari Pemerintah Kabupaten setempat disertai oleh data pendukung dari tim Pertamina.

Korem 101 Antasari sendiri menurunkan setidaknya 15 personilnya untuk bahu membahu mendistribusikan tabung LPG 3 kg. Kegiatan Pertamina ini merupakan langkah Pertamina dan Pemerintah setempat mengantisipasi kesulitan warga dalam mendapatkan LPG.

“Akses yang masih belum normal membuat distribusi masih sulit dilakukan, namun mudah-mudahan dalam beberapa hari kedepan akses distribusi dapat normal kembali,” jelas Drestanto.

Susanto August Satria, Unit Manajer Communication, Relations & CSR Pertamina MOR VI Kalimantan mengungkapkan, bahwa Pertamina melalui Pertamina Peduli akan sigap bersinergi dengan pemerintah dan instansi pemerintahan lainnya dalam mendistribusikan bantuan dan energi saat tanggap bencana banjir di Kalsel (opq/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya