Radio Terapi Untuk Pasien Kanker Tersedia di RSUD Ulin Banjarmasin

BANJARMASIN, KP – Kini masyarakat Kalimantan Selatan tak perlu lagi dalam berobat hingga keluar daerah hingga keluar negeri, terutama pasien penderita kanker, pasalnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin tersedia alat Onkologi Radiasi.

Onkologi Radiasi yakni cabang ilmu klinik yang mengobati kanker dan penyakit lain dengan sinar pengion, baik radioterapi saja maupun kombinasi dengan bentuk pengobatan lain, mengadakan penelitian di bidang fisika radiasi dan radiobiologi dan pendidikan di bidang profesi.

Hal tersebut dikatakan Pj Gubernur Kalimantan Selatan, Dr Safrizal ZA MSi saat meresmikan dan meninjau langsung ruang pelayanan Onkologi Radiasi (Radio Terapi) bagi pasien kanker di RSUD Ulin Banjarmasin, Kamis (25/2/2021).

Ini merupakan langkah maju Kalsel, dimana dilaunchingnya kembali jenis perawatan layanan radio terapi di RSUD Ulin yang mana pada 2009 pernah digunakan dan saat ini sudah diperbaharui dengan tekhnologi baru.

“Dengan dilaunchingnya Radio Terapi serta uji persyaratan yang telah mempuni memberikan keyakinan bahwa RSUD Ulin dapat kembali melayani pasien kanker dan mudah-mudahan masyarakat yang menderita penyakit kanker dapat dilayani tanpa perlu keluar daerah,” katanya usai meninjau ruang radio terapi.

Semua kebutuhan dan pelayanan dalam keperluan radio terapi bagi penderita kanker sudah siap, seperti ruang yang standart, dokter spesialis, alat serta penunjang lainnya.

“Bahkan saat ini sudah ada 36 pasien yang sudah terdaftar dan dokter akan mengatur jadwal layanannya dalam pemeriksaannya nanti,” ucapnya.

Dengan layanan ini semoga dapat memabantu para penderita untuk memperoleh kesembuhan dan mengimbau masyarakat yang menderita kanker agar jangan terlambat memeriksakan diri karena makin lanjut stadium penderita kemungkinan sembuh makin kecil.

Berita Lainnya
1 dari 3.822

“Jika lebih cepat dan awal diketahui maka makin mudah untuk disembuhkan. Mudah-mudahan ini upaya Pemerintah Provinsi dan RSUD Ulin untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,”harapnya.

Ditempat yang sama, Direktur Rsud Ulin, dr Hj Suciati M.Kes mengatakan, untuk pelayanan radio tetapi ini merupakan rangkaian dari pelayanan penyakit kanker.

“Jadi tidak cukup dioperasi, di komeoterapi saja tetapi rangkai terakhir harus ada radio terapi,”katanya.

Ia menuturkan, saat ini pengidap kanker di Kalimantan Selatan sebanyak 2,4 persen. Untuk itu, Ia mengimbau kalau ada keluhan sakit agar cepat berobat.

“Karena kanker ini tidak langsung kelihatan benjolannya. Jangan sampai jatuh ke great 3 dan great 4 karena angka kesembuhannya hanya 30 persen tapi jika great 1 dan great 2 masih sampai 90 persen bisa sembuh,” ucapnya.

Bagi penderita kanker terkait pembiayaannya juga sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Kita juga telah Koordinasi dengan BPJS, jadi pasien bpjs yang kena kanker yang harus diradio terapi telah ditanggung,” katanya.

Dengan adanya Radio Terapi di Kalsel dapat meringankan beban masyarakat tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.

“Selama ini banyak pasien yang berobat keluar Kalsel tetapi dengan adanya di RSUD Ulin mereka lebih mudah, alhamdulillah mereka tidak perlu jauh jauh hingga berobar diluar daerah cukup disini dan dilayani,” pungkasnya. (fin/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya