Tapin Canangkan Vaksinasi Covid-19

Rantau, KP – Pemerintah Kabupaten Tapin lakukan pencanangan awal vaksinasi covid-19, yang diikuti 20 Orang terdiri dari Forkopimda Kabupaten Tapin, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda, Senin 01/02/2021 bertempat di Pendopo Kawasan Rantau Baru.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Tapin HM Arifin Arpan, dan turut dihadiri oleh Ketua PKK Tapin Hj Ratna Ellyani, Ketua DPRD Tapin H Yamani, dan Forkopimda Tapin.

Dalam kesempatan itu Bupati kembali menyampaikan bahwa vaksin yang diberikan aman dan halal,  dalam pencanangan vaksinasi kali ini yang pertama diberikan vaksin adalah para pejabat negara.

“Agar Masyarakat yakin bahwa vaksin itu aman, para pejabat negara di Tapin kita berikan vaksin untuk pertama kali,” Jelas Bupati.

Diakui Bupati juga bahwa dirinya tidak dapat menerima vaksin karena faktor usia yang dibatasi hanya sampai 59 Tahun untuk mendapatkan vaksin, sedangkan dirinya kini telah berusia 65 Tahun.

“Saya siap untuk menerima vaksin kalau seandainya tidak ada batasan umur dalam salah satu syarat yang diberikan vaksin,” Tegas Bupati.

Berita Lainnya

Lensa Foto Tapin

1 dari 213

Bupati Tapin berharap, kepada para masyarakat agar pada saat pemberian vaksinsecara massal agar dapat bersedia untuk di vaksinasi, bahkan kalau perlu langsung datang ke tempat pelayanan kesehatan terdekat untuk di vaksin.

” Dengan diberikannya vaksin ini duharapkan agar kedepannya virus corona dapat hilang di Indonesia,” Harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Tapin Alfian Yusuf(t menyampaiKan bahwa dalam pencanangan vaksinasi kali ini sesuai permintaan minimal 10 orang peserta, dan yang terdaftar untuk mengikuti pencanangan kali ini sebanyak 20 Peserta.

“Seperti Kapolres, dandim, Ketua DPRD, Forkopimda Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Ketua KNPI, dan lainnya,” Ujarnya.

Dijelaskan Alfian Yusuf juga bahwa dalam proses screning masih ada pejabat negara yang tidak bisa dilakukan vaksinasi karena tidak memenuhi persyaratan dari 16 Poin yang diajukan salah satunya tekanan darah tinggi.

“Untuk itu yang saat ini masih tidak dilakukan vaksinasi dan akan dicoba lagi setelah tekanan darah turun,” Jelasnya. (ari/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya