Giliran Jembatan Polsek Bantim Dibongkar Satgas

Banjarmasin, KP – Tak pandang bulu dalam hal pembongkaran jembatan bangunan gedung (JBG), itulah komitmen yang masih dipegang oleh Satuan Tugas (Satgas) Normalisasi Sungai dan Penanganan Banjir Kota Banjarmasin.

Pasalnya, kali ini giliran jembatan penyeberangan milik Polsek Banjarmasin Timur (Bantim) yang dibongkar oleh Satgas bentukan Pemko Banjarmasin itu, Jumat (5/3) pagi.

Pembongkaran tersebut terpaksa dibongkar lantaran ketinggian dari konstruksi jembatan dinilai sangat rendah dan besar kemungkinan menjadi penghambat aliran sungai.

Selain itu, Kawasan Sungai A Yani juga menjadi kawasan prioritas pembongkaran setiap JBG yang menghalangi aliran sungai.

Ketua Satgas NSPB Kota Banjarmasin, Doyo Pudjadi mengatakan, ada dua jembatan yang harus di bongkar di kantor polisi yang berlokasi di Jalan A Yani KM 4,5 itu.

“Tapi dibongkar satu dulu. Tanpa kita minta, pihak kepolisian sudah bersedia,” ucapnya pada awak media, disela pemantauannya saat proses pembongkaran, Jumat (5/3) pagi.

Berita Lainnya
1 dari 2.643

Menurutnya, hal tersebut menunjukan bahwa pihak kepolisian mendukung penuh upaya tim untuk menjalankan normalisasi sungai di Kota Banjarmasin.

Selain itu, kesediaan aparat kepolisian dalam pembongkaraan ini sekaligus bentuk edukasi bagi pemilik bangunan lainnya untuk bisa turut berpartisipasi mendukung upaya Pemko dalam mencegah kembali terjadinya banjir.

“Ini juga jadi edukasi bagi yang lain. Dan menunjukan bahwa tim tidak ada tebanh pilih dalam upaya normalisasi sungai,” tekannya.

Pria dengan sapaan Doyo itu kembali menegaskan, bahwa setiap jenis bangunan yabg tidak sesuai ketentuan harus dibongkar. Salah satunya konstruksi bangunan yang ketinggiannya di bawah muka air banjir.

“Cepat atau lambat bangunan yang tidak sesuai ketentuan harus dibongkar,” tandasnya.

Sementara itu, Dirbinmas Polda Kalsel, Kombes Pol Widiatmoko yang saat itu ikut memantau proses pembongkaran tersebut mengaku sangat mendukung dengan upaya pembongkaran yang dilakukan di Mapolsek Bantim.

Senada dengan Doyo, menurutnya Dirbinmas, hal tersebut akan menjadi contoh bagi masyarakat yang lain. Khususnya bagi pemilik gedung di kawasan tersebut.

“Tanpa pengecualian. Satu jembatan di Polresta pun nantinya pasti juga akan robohkan. Kita sampaikan sama Kapolda, karena kita tidak tebang pilih dan harus menjadi contoh bagi yang lain,” pungkasnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya