HBI Haruskan Seluruh Karyawannya Divaksin

Banjarmasin, KP – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu harapan industri pariwisata, yang di dalamnya termasuk perhotelan dan restoran, untuk dapat kembali tumbuh. Pasalnya, selama setahun terakhir, hotel dan restoran sulit beroperasi di tengah pandemi.

Dengan adanya pemberian vaksin Covid-19 di lingkungan perhotelan dan restoran, sedikit banyaknya menumbuhkan kepercayaan pelanggan dan memberikan rasa aman bagi konsumen.

“Sektor pelayanan jasa ini kan membutuhkan kepercayaan tinggi dari konsumen. Makanya, kami mengharuskan seluruh karyawan mendapatkan vaksinasi Covid-19,” ungkap General Manager Hotel Banjarmasin Internasional (HBI), Eri Sudarisman, Sabtu (12/3/2021).

Perihal ini, ujar Eri sejalan dengan langkah yang diambil Persatuan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kalimantan Selatan, dimana hotel-hotel dan restoran di Banjarmasin diimbau untuk melakukan vaksinasi sebagai salah satu pendukung bergeraknya perekonomian daerah.

“PHRI mengimbau semua staf atau karyawan hotel dan restoran untuk mendapat vaksin yang saat ini sudah mulai dijalankan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin,” ucapnya.

Berita Lainnya
1 dari 857

Meski bentuknya cuma seruan, lanjut Eri, tapi pihaknya mengharuskan seluruh karyawan HBI yang saat ini berjumlah sekitar 110 orang mesti ikut vaksinasi agar terbebas Covid-19.

“Kita ini kan pelayanan publik jadi harus bersih dan steril untuk keamanan dan kenyamanan bersama, makanya saya haruskan semua karyawan ikut vaksinasi,” imbuh Eri.

Dikatakannya, imbauan ini dilakukan secara menyeluruh, bahkan pihak PHRI sudah melakukan pendataan semua karyawan hotel, tempat hiburan, dan restoran.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin dan tinggal menunggu kapan dilakukan vaksinasi tersebut. Pelaksanaannya nanti, bisa melalui tenaga kesehatan dari Dinkes atau pihak Puskesmas,” kata dia.

Sementara, terkait tingkat okupansi hotel selama pandemi Covid-19, Eri menuturkan belum ada kenaikan yang signifikan. “Paling sekitar 20 hingga 30 persentasi kenaikan jumlah hunian. Untuk saat ini, masih sulit untuk kembali seperti semula,” pungkasnya. (opq/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya