Lansia Jadi Prioritas Vaksin Tahap Kedua Awal Maret Ini

Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota Banjarmasin mengikuti kegiatan sosialisasi vaksin tahap kedua untuk lansia dan pelayan publik via daring melalui video conference di ruang Banjarmasin Command Center (BBC), Balai Kota Banjarmasin, Jum’at 26/02/21.

Bahkan dalam kegiatan tersebut, Pemko Banjarmasin dipimpin Plh. Walikota Banjarmasin Drs. Mukhyar, M.Ap di dampingi Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Yusna Irawan, SE,. M.Eng serta Plt, Kasatpol PP Fahrul Razi.

Dalam sambutannya, Drs Mukhyar M.Ap memaparkan menindak lanjuti surat Kementerian Kesehatan Nomor SR : 0206/C11324/2021 tentang pendataan target besaran pelayanan publik untuk pelaksanaan vaksinasi Covi-19 tahap kedua.

Kemudian ujarnya, dengan mengikuti sosialisasi tersebut Mukhyar berharap seluruh tahapan vaksinasi untuk lansia dan pelayanan publik tahap kedua di awal bulan Maret nanti bisa dilaksanakan dengan lancar, aman dan target yang di inginkan bisa tercapai.

“Semoga pemberian vaksin ini bisa berjalan dengan baik dan target kita 100% bisa dicapai,” paparnya.

Selanjutnya, Ia menghimbau kepada masyarakat maupun peserta zoom lainnya dengan pelaksanaan vaksin nanti sama-sama melaksanakannya, agar berjalan dengan benar dan data yang lengkap untuk kepentingan semua.

Berita Lainnya
1 dari 2.656

“Karena ini untuk kepentingan kita semua, untuk kepentingan warga Kota Banjarmasin khususnya lebih untuk keluarga kita,” tutupnya

Sementara itu, Kepala Dinas Kesahatan Kota Banjarmasin Dr. Machli Riyadi, S.H M.H mengungkapkan tujuan vaksinasi tersebut untuk mendukung program Pemerintah Nasional yang menjadi tanggung jawab bersama dalam upaya pengendalian Covid-19 yang ada di Kota Banjarmasin.

Machli melanjutkan, vaksinasi tersebut dilaksanakan serentak seluruh Indonesia sehingga ia berharap di Bulan April tahun 2022 Covid-19 tersebut bisa di kendalikan dengan membentuk kekebelan kelompok.

Kemudian Machli menjelaskan utuk vaksinasi para lanjut usia (Lansia) adalah sasaran utama atau diprioritaskan terlebih dahlu di Kota dan Provinsi seluruh Indonesia.

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan vaksinasi covid-19 untuk Lansia dan pelayanan publik ada 21.553.115, dan vaksin yang digunakan tersebut adalah vaksin sinovac dari China, aman, suci dan halal tidak perlu di ragukan lagi, serta vaksin tersebut diberikan cuma-cuma atau geratis tanpa pungutan biaya.

“Seluruh warga Indonesia yang sudah ditetapkan sebagai sasaran vaksinansi, sifatnya adalah wajib,” pungkasnya. (Diskominfo/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya