Tidak Ada Tambahan Anggaran PSU Pilwali

Banjarmasin, KP – Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali mengatakan, tidak ada tambahan anggaran khusus untuk penyelenggaraan Pilwali 2020 yang akan dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

“Sebab KPU Kota Banjarmasin masih punya sisa lebih anggaran pada pelaksanaan Pilwali yang digelar ,9 September 2020 lalu,” ujarnya.

Hal itu dikemukakannya kepada {KP} Rabu (24/3/2021) menanggapi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap gugatan sengketa hasil pemungutan suara pemilihan walikota dan wakil walikota Banjarmasin.

Bahkan dalam amar putusannya, MK mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan paslon pilwali Hj Ananda – Musthafa Zakir dengan memerintahkan PSU pada 3 kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Selatan, yaitu Kelurahan Mantuil, Murung Raya dan Kelurahan Basirih.

Atas keputusan itu, MK memberikan batas waktu 30 hari pelaksanaan PSU di kelurahan tersebut.

Lantas dari manakah sumber dana pelaksanaan PSU ? Matnor Ali menyebutkan, dari laporan disampaikan KPU ke dewan pada pelaksanaan Pilwali 9 September 2020 anggaran yang sebelumnya disediakan untuk penyelenggaraan pilwali masih tersisa sekitar Rp 7 miliar dari total Rp 32 miliar dianggarkan dalam APBD.

Berita Lainnya
1 dari 3.193

” Kelebihan dana inilah yang akan digunakan untuk PSU,” ujarnya.

Matnor Ali menambahkan, kemungkinan adanya PSU dalam pelaksanaan pilwali sebelumnya sudah diantisipasi.

Karena itu lanjutnya, ketika pembahasan RAPB antara dewan dewan pihak Pemko dan setelah meminta masukan KPU penyediaan anggaran Pilwali dilebihkan dari yang diperlukan.

Diungkapkan, penyediaan anggaran pilwali dipersiapkan dalam tiga kali tahun anggaran.Ditanya anggaran tersisa bila tidak mencukup ? Matnor mengatakan akan diambil dari dana cadangan.

” Tapi Insya Allah masih cukup,” katanya.

Secara terpisah Sekretaris KPU Kota Banjarmasin Husni Thamrin menyatakan, optimisnya anggaran pelaksanaan PSU pilwali masih cukup tersedia.

“Karena dari hibah yang diberikan Pemko dan telah ditetapkan dalam APBD sebesar Rp 32 miliar untuk Pilwali masih ada sisa kurang lebih Rp 7 miliar,” kata Husni Thamrin. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya