Bangunan Sekolah Pun Ikut Dilahap Api

Banjarmasin, KP – Kebakaran yang terjadi di Jalan Pandu Dalam, Gang 1, Kelurahan Kebun Bunga ternyata juga melahap bangunan milik Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebun Bunga 9.

Kebakaran yang belum diketahui secara pasti sebabnya itu, juga menghanguskan 2 lokal kelas dan 1 ruangan mushola dari bangunan SDN Kebun Bunga 9, yang lokasinya persis berdampingan dengan rumah warga yang terbakar.

“Saya mendengar bunyi ledakan. Tapi tidak tahu ledakan apa. Saya melihat asal mula api itu dari lantai 2 rumah warga,” ucap Mawar (39), Warga Pandu 1 Dalam, saat ditemui awak media di lokasi kejadian.

Akibatnya, peralatan belajar seperti meja dan kursi serta buku-buku pelajaran ikut terdampak, terutama bagian plafon dan atap sekolah termasuk peralatan salat yang berada di dalam mushola.

Guru Wali Kelas III, SDN Kebun Bunga 9, Muhammad Arif yang saat itu juga berada di lokasi kebakaran menceritakan, bahwa dirinya mengetahui kejadian tersebut karena ditelepon oleh salah satu warga yang rumahnya berdampingan dengan sekolah.

“Tadi itu lagi lagi sholat dzuhur ditelpon warga bahwa ada kebakaran. Mendengar itu saya langsung bergegas ke sekolah,” ucapnya.

Setibanya di sekolah, pria dengan sapaan Arif itu langsung berlari menuju kantor untuk mengambil kunci pintu kelas yang ruangannya terbakar.

Namun, apa daya tidak ada barang atau fasilitas milik sekolah yang bisa diselamatkan dari ketiga ruang kelas yang terbakar itu.

Berita Lainnya

Kejari HSU Telesik Proyek Disdik HSU

1 dari 1.277

“Semua barang yang ada di dalam ruangan habis terdampak. Khususnya plafon kelas dan barang yang ada di mushola,” imbuhnya.

Kendati demikian, ia masih bersyukur lantaran aktivitas sekolah masih dilakukan secara daring. Dan Ujian Sekolah (US) yang diselenggarakan secara tatap muka pun juga telah selesai.

“Syukur siswa tidak ada di sekolah. Jadi dalam kondisi kosong,” pungkasnya.

Atas kejadian ini, tentunya mengharapkan adanya bantuan dari Dinas Pendidikan setempat. Mengingat kondisi ini akan menghambat proses belajar mengajar. Terlebih menjelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) nanti.

Menanggapi harapan guru, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengungkapkan, akan mencoba melakukan refocusing dana di anggaran perubahan untuk melakukan perbaikan.

“Sifatnya mendesak jadi yang paling memungkinkan itu paling dekat. Karena kalau menunggu APBD masih lama. Dana dari pusat juga tidak bisa,” ucapnya singkat, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Sementara itu, Andi Putra, anggota tim Rescue BPBD Kota Banjarmasin, mengatakan untuk saat ini yang masih kita lakukan pendataan.

“Ya sudah terdata itu, ada 3 buah rumah, 2 ruang kelas dan 1 mushola di SDN Kebun Bunga 9 yang terbakar,” ucap Andi.

Ia menambahkan, beruntung dari kejadian ini tidak ada korban jiwa menimbulkan korban jiwa. Namun diperkirakan kerugian akibat musibah kebakaran kali ini diperkirakan mencapai Rp 350 Juta. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya