HIPMI Berkolaborasi dengan
Polda dan Stake Holder, Dorong Bangkitnya Perekonomian Banua

Banjarmasin, KP – Berbagai upaya terus dilakukan untuk memulihkan ekonomi yang terpuruk dihantam oleh pandemi Covid-19, seperti kegiatan talk show dan dialog yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Kasel.

Kegiatan bertajuk ‘HIPMI Kalsel Bersama Pengusaha Kecil Menengah Bersinergi Mendukung Pemerintah RI Dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Sejalan dengan Transformasi Polri yang Presisi’ tersebut digelar di salah satu hotel di Banjarmasin, Senin (12/4).

“Kegiatan talk show ini merupakan kolaborasi antara HIPMI Kalsel dengan Polda Kalsel dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di wilayah Kalsel,” ujar Ketua Umum BPD HIPMI Kalsel, Rendy Ronaldy Bimantara kepada awak media.

Rendy juga mengatakan, pihaknya sangat berharap ke depannya banyak instansi pemerintah yang mau bersinergi dengan HIPMI Kalsel untuk bersama-sama membangkitkan ekonomi di Banua .

“Kebetulan, hari ini juga ada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel yang menjadi narasumber. Kami akan saling mendukung. Misalnya, saat mereka butuh data pengusaha UMKM, mudah-mudahan kita bisa memberikan data-data riil, siapa sih, pelaku-pelaku usaha yang benar-benar ada di Kalsel. Pokoknya, kita akan terus berinteraksi dengan pemerintah,” ucapnya.

Selain itu, Rendy juga menyampaikan, di masa pandemi ini bisnis yang paling bisa bertahan adalah sektor UMKM, terutama di bidang kuliner.

Namun, menurutnya, sektor pariwisata juga sudah mulai bisa bangkit, di mana larangan berpergian akhir-akhir ini sudah mulai dilonggarkan, termasuk ke luar negeri, meski dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat, termasuk diharuskannya masyarakat mendapat vaksin.

“Semoga, dengan bisa travelling juga dapat memulihkan perekonomian nasional. Kami di HIPMI akan akan terus berusaha membantu program pemerintah dalam rangka PEN, khususnya melalui UMKM. Harapannya, melalui UMKM ini bisnis menengah dan ke atas juga bisa pulih kembali,” tandas Rendy.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, M Syaripuddin sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar HIPMI berkolaborasi dengan Polda Kalsel tersebut.

Berita Lainnya
1 dari 743

“Sekarang ini, diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak untuk menangani pandemi Covid-19, khususnya PEN. Bagaimanapun juga, kita harapkan melalui kegiatan ini ada tindak lanjut ke depannya, antara pemerintah provinsi, Polda, HIPMI dan teman-teman pelaku usaha, untuk menggerakkan roda perekonomian,” kata Bang Dhin, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kasubdit ekonomi direktorat Intelkam Polda Kalsel, AKBP Sigit Hariyadi, S.I.K, M.H menuturkan, kegiatan talk show BPD HIPMI Kalsel bersama pengusaha Kecil menengah ini, untuk mendukung Pemerintah RI dalam pemulihan ekonomi nasional.

Kegiatan ini, lanjutnya lagi, merupakan bagian dari upaya elemen masyarakat yang bersama dengan para pemangku kebijakan agar dapat melewati masa pandemi Covid-19 dengan melakukan upaya percepatan pemulihan ekonomi, khususnya di wilayah Kalsel.

“Kita ketahui bersama bahwa program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini ditujukan untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat

serta memulihkan perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Dimulai dari rumah tangga selaku masyarakat yang paling rentan atas dampak

dari pandemi ini, sampai kepada sektor UMKM sehingga perlu didorong untuk dapat kembali tumbuh, bergairah dan bangkit lagi,” paparnya.

Dia menambahkan, hal ini juga sejalan dengan program Prioritas Kapolri yang memerintahkan kepada seluruh jajarannya agar bersinergi dengan stake holder untuk bersama-sama mengawal dan mendukung percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional dengan mengedepankan transformasi Polri yang PRESISI yaitu : prediktif, responsibilitas, dan transformasi berkeadilan.

“Semoga, dengan kegiatan ini senantiasa dapat memberikan

ruang dan kesempatan bagi para pengusaha kecil dan menengah di wilayah Kalsel, bersama-sama dengan pemerintah daerah, DPRD Prov Kalsel, OJK dan perbankan untuk mencari solusi, bagaimana caranya agar pertumbuhan dan percepatan perekonomian di sektor UMKM dapat kembali bangkit,” imbuhnya. (opq/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya