Sanusi dan Malik Adu Visi Misi Calon Rektor


Banjarmasin, KP – Dua kandidat calon Rektor Universitas Islam Kalimantan Uniska (Uniska) MAB Prof. Abdul Malik dan DR Sanusi beradu visi misi untuk menarik simpati pejabat senat Kampus Uniska pada Action Plan yang digelar di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (1/4/2021).
Masing-masing calon memaparkan program planingnya dimana para calon sama-sama memiliki misi yakni meningkatkan SDM, fasilitas dan kualitas.
Bila melirik visi misi Sanusi, penantang petahana ini tidak banyak muluk untuk memajukan Uniska.
Pertama ia ingin mensejahterakan karyawan, dosennya terlebih dulu. Misalnya peningkatan honor dan tunjangan karyawan.
Dengan penjaminan kesejahteraan karyawan tentu akan meningkatkan semangat kerja dan mutu SDM. Kemudian program yang dicita-citakan akan mudah terlaksana.
“Visi misi tak berjalan bila kesejahteraan dosen tak diperhatikan. Maka dari itu saya akan memperhatikan kesejahteraan itu, misanya peningkatan tunjangan dan honor lainnya,” katanya.
Kemudian, mantan Rektor Uniska periode 2004-2009 ini akan memprogramkan dosen-dosennya untuk melanjutkan jenjang pendidikan. Dengan begitu itu akan meningkatkan akreditasi kampus dan yang terpenting mutu pendidikan.
Yang menariknya, Sanusi juga mendambakan Uniska memiliki unit usaha. Misalnya ‘Uniska Mart’.
Uniska Mart, diyakininya mampu menggotong semua biaya operasional dan pembangunan lembaga pendidikan itu sendiri.
Jalannya usaha yang dimiliki perguruan tinggi ini juga dapat mensubsidi biaya SPP. Bahkan denda keterlambatan membayar SPP bisa saja dihapuskan atau dikurangi. Pasalnya, kampus tidak lagi berharap dari SPP. Kemudian, usaha lainnya seperti penginapan hingga kantin juga perlu dibenahi.
“Saya rasa unit usaha merupakan penerapan perguruan tinggi yang sehat,” bebernya.
Sementara itu, Abdul Malik menyampaikan akan melanjutkan beberapa program kerjanya terdahulu. Selain itu juga sejumlah program pemerintah pusat, juga menjadi daftar rencana kerja Malik periode selanjutnya.
“Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana. Kemudian juga termasuk program kampus merdeka, dan merdeka belajar,” kata sang petahana.
Dikatakannya, meningkatkan kapasitas SDM perlu dilakukan. Sebab, menurutnya SDM merupakan indikator penting untuk kemajuan UNISKA ke depan.
“Karena ke depan kalau mau unggul, SDM itu yang paling penting. Makanya harus digenjot supaya bisa mengejar universitas yang bagus,” pungkasnya.(fin/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya