Balita Diduga Tewas Dianiaya

Hasil rekam medik pun terlihat mencurigakan karena tidak seperti korban kecelakaan sepeda

BANJARMASIN, KP – Pihak kepolisian akan melakukan pembongkaran makam jenazah balita inisial NMA (4). Hal itu dilakukan guna kepentingan otopsi.

Pasalnya, balita asal Banjarmasin tersebut, diduga tewas akibat dianiaya. Kecurigaan tersebut muncul setelah kakek dan nenek korban curiga melihat jenazah korban saat berada di rumah sakit yang dipenuhi lebam, Minggu (2/5).

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Alfian Tri Permadi saat ditemui sejumlah awak media membenarkan adanya laporan tersebut.

“Jadi saat itu kakek dan nenek korban ini mendapat informasi bahwa korban masuk rumah sakit karena kecelakaan sepeda. Setibanya mereka di rumah sakit, keduanya dikabari bahwa korban telah meninggal dunia,” ujar Kasat, Sabtu (22/5).

Berita Lainnya
1 dari 1.338

Namun keduanya melihat kejanggalan pada jenazah korban yang hanya mengenakan kaos oblong dan Pampers tersebut. Mereka curiga dengan beberapa luka lebam yang terlihat di beberapa bagian tubuh korban seperti bagian wajah dan biru.

“Apalagi menurut mereka korban ini tidak pernah menaiki sepeda. Selain itu hasil rekam medik pun terlihat mencurigakan karena tidak seperti korban kecelakaan sepeda,” imbuh Kasat.

Untuk membuktikan kecurigaan tersebut, menurut Kasat pihaknya akan melakukan pembongkaran jenazah korban di kawasan sekitar bandara guna melakukan otopsi.

“Senin nanti mungkin akan kita lakukan otopsi. Tapi untuk waktunya kita masih koordinasi dengan dokter,” imbuhnya.

Terkait informasi lengkap, Kasat mengaku masih belum bisa menjelaskan secara terperinci mengingat pihaknya masih bekerja guna mengungkap kasus ini. (yul/*/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya