Dua Terdakwa Korupsi Kembalikan Uang Negara

Rantau, KP – Dua terdakwa kasus korupsi pembangunan pengaman tebing sungai Attalaut Kecamatan Bungur, Tapin kembalikan uang kerugian negara sebesar Rp522.748.800.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapin Zaenul Arifin Nawir dalam komperensi pers ungkap kasus korupsi di Kabupaten Tapin, Jumat (11/6) kemarin.

Ia menjelaskan, pengembalian uang tersebut dari dua terdakwa masing-masing RJS ASN Dinas PUPR Tapin dan FF selaku kontraktor pembangunan tebing siring sungai Attalaut di Kecamatan Bungur.

“Pengembalian uang tersebut hasil korupsi proyek yang dikerjakan pada 2018 dan ambruk di 2019, yang dan menimbulkan kerugian negara sebesar Rp522.748.800,” ungkap Zaenul.

Berita Lainnya

Pembagian Nasi Bungkus Polsekta Banjarmasin Barat

Duda Ditemukan Tewas Membengkak

1 dari 1.497

Dengan adanya pengembalian uang yang merugikan negara ini dapat dijadikan pertimbangan majelis hakim pada saat putusan persidangan.

Walaupun, kata dia, adanya pengembalian penuh atas kerugian negara oleh para terdakwa tidak ada kemungkinan bebas dari tuntutan hukum.

“Serta akan tetap menjalani hukuman sesuai hasil putusan sidang nantinya,” imbuhnya.

Adapun keduanya terdakwa dikenakan pasal 2 dan pasal 3 UU RI No 31 tahun 1999 jo UU RI No. 20 tahun 2001ancaman hukuman di pasal 2 paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjarasedangkan di pasal 3 ancaman hukuman paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sementara kedua terdawa sendiri tidak dilakukan penahan dengan alasan kesehatan hanya menjalani tahanan kota. (abd/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya