Komisi IV Pantau Persiapan PTM di SMAN 1 Satui

Berita Lainnya
1 dari 3.234

Banjarmasin, KP – Komisi IV DPRD Kalsel memantau persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di SMA Negeri 1 Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.
“Kita perlu melihat langsung persiapan yang dilakukan sekolah dalam menghadapi PTM pada Juli mendatang,” kata anggota Komisi IV DPRD Kalsel, H Troy Satria, Rabu (23/6/2021), di Banjarmasin.
Hal ini dikarenakan tidak semua sekolah siap menghadapi PTM, bukan dalam segi penyediaan sarana dan fasilitas penunjang, namun vaksinasi guru maupun penerapan protokol kesehatan.
“Mungkin sekolah bisa menyediakan sarana dan prasarananya, namun penerapan protokol kesehatan masih diragukan, terutama jaga jarak,” tegas politisi Partai Golkar.
Troy Satria mengakui telah meminta kajian PTM, namun hingga kini belum ada sekolah maupun satgas yang bisa memastikan keamanan dalam pelaksanaan PTM. “Yang sulit ini masalah jaga jarak, dan terlihat terjadi kerumuman pada sekolah yang sudah ditinjau Komisi IV,” jelas Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kalsel.
Untuk itu, PTM ini sebaiknya dikaji lebih lanjut, dan hanya mengizinkan sekolah yang memenuhi syarat untuk menerapkannya pada tahun ajaran baru, dan orangtua dipersilakan memilih, apakah anaknya ikut PTM atau memilih tetap belajar secara daring.
“Jadi jangan langsung melaksanakan PTM, namun lengkapi dulu persyaratannya,” ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel VII, meliputi Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarbaru.
Troy Satria mengapresiasi langkah Pj Gubernur Kalsel, Safrizal yang tidak mengizinkan PTM di sekolah yang gurunya belum mendapatkan vaksin Covid-19, dan diharapkan ini bisa diikuti kebijakan yang sama di kabupaten/kota se Kalsel.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Satui, H Said Muhammad Hasbi mengatakan, jumlah siswa mencapai 600 orang dengan 20 rombongan belajar (rombel), dan sekolah siap melaksanakan PTM pada Juli mendatang. “Dari angket yang disebar, hanya 10 persen orang tua yang menolak PTM,” katanya.
Said menambahkan, kerusakan fasilitas pendukung sekolah mencapai 40 persen, dan pihaknya mengusulkan perbaikan, karena berpengaruh pada pembelajaran siswa, baik secara daring maupun tatap muka. “Kita minta dukungan Komisi IV DPRD Kalsel agar perbaikan ini bisa direalisasikan,” tambahnya.
Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin mengatakan, akan mendukung yang diinginkan sekolah dan meminta dibuatkan sistem monitoring PTM, berupa data siswa, buku saku untuk memantu kegiatan siswa sehari-hari. “Jadi tiap minggu bisa dimonitor aktivitas siswa,” kata politisi Partai Gerindra.
Hal senada diungkapkan anggota Komisi IV lainnya, H Asbullah yang memantau persiapan PTM, termasuk kendala yang dihadapi agar bisa menjadi masukan kepada gugus tugas dan Pemprov Kalsel. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya