Lagu Indonesia Raya Bergema di Seluruh Penjuru Tanah Laut

Pelaihari, KP – Dalam rangka meningkatkan semangat nasionalisme serta memperkuat dan memupuk semangat kebangsaan, persatuan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu upaya untuk membangkitkan semangat kebangsaan tersebut salah satunya dengan menggemakan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Demikian disampaikan Bupati Tanah Laut (Tala) H.M. Sukamta saat menjadi pembina apel kerja lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Tala pada Senin (14/6/2021).

Melalui Surat Edaran No 065/1452/BIVV-Kesbangpol/2021, tentang Memperdengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Bupati H.M. Sukamta meminta kepada seluruh jajarannya, mulai dari pimpinan instansi vertikal, seluruh SKPD, Lurah/Kades Se-Kabupaten Tanah Laut, Pimpinan UPTD, BUMN/BUMD dan bahkan pimpinan perusahaan untuk memperdengarkan Lagu Indonesia Raya satu stanza, berlaku mulai tanggal 14 Juni 2021.

Adapun waktu mendengarkannya pertama, setiap pagi pada saat mulai pelaksanaan apel pagi. Kedua, bagi perusahaan diperdengarkan pada saat dimulainya aktivitas pekerjaan. Ketiga, untuk di sekolah pada setiap dimulainya kegiatan belajar mengajar. Keempat, khusus untuk setiap pasar pasar dan pusat pembelanjaan di mulai pada jam 9.00 wita.

Sukamta menyampaikan ide keluarnya surat edaran itu terinspirasi dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, yang sudah memberlakukannya terlebih dahulu.

Berita Lainnya
1 dari 447

“Buat saya isu utamanya bukan soal ide atau inspirasi itu datang dari mana. Tapi, seberapa besar ide itu bisa memberi kontribusi terhadap kepentingan bangsa dan negara, kenapa harus malu untuk ikut mencontohnya. Termasuk, dalam konteks ide pemberlakuan menyanyikan lagu Indonesia Raya ini,” ungkapnya.

Apalagi, menurut Sukamta, hal itu sangat sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan tetap terjaganya spirit kebangsaan kita yang tak boleh goyah.

“Ada banyak persoalan besar yang harus kita respon bersama. Salah satunya, adanya upaya adu domba yang menimbulkan masalah potensi retaknya semangat kebangsaan,” tegasnya.

Sukamta menyatakan semua pihak harus memiliki tanggungjawab moral dan konstitusional agar semangat kebangsaan kita tidak luntur.

“Akan sangat menyedihkan apabila anak-anak kita tidak hafal lagu Indonesia Raya, bahkan tidak hafal Pancasila. Oleh karena itu semangat kebangsaan ini harus terus kita gelorakan agar tidak pupus dari ingatan” ucap Sukamta.

Oleh karenanya dengan memperdengarkan lagu Kebangsaan Indonesia Raya akan menanamkan rasa nasionalisme, cinta tanah air dan bangsa dan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan untuk Indonesia tercinta. (rzk/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya