Ujian Kenaikan Kelas Mulai Senin Digelar Terbatas

Izin pelaksanaan PTM yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin itu tujuannya adalah untuk pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) atau ujian kenaikan kelas.

BANJARMASIN, KP – Siswa di jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik negeri dan swasta di Kota Banjarmasin akhirnya diberi lampu hijau untuk merasakan pola Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Namun, izin pelaksanaan PTM yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin itu tujuannya adalah untuk pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) atau ujian kenaikan kelas.

Ujian kenaikan kelas tersebut bakal dilaksanakan pada Senin (7/6) hari ini oleh siswa SD kelas IV dan V. Serta kelas VII dan VIII di jenjang SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, mengatakan, keputusan untuk melaksanakan ujian tatap muka tersebut dilakukan lantaran tidak semua siswa memiliki fasilitas yang memadai untuk melaksanakannya secara daring.

“PAS dilakukan tatap muka karena kami menyadari, tidak semua siswa memiliki fasilitas untuk melaksanakannya secara daring,” ucapnya belum lama tadi.

Selain itu, ia menilai PAS yang dilakukan secara luring atau tatap muka itu sangat perlu dilakukan, karena akan lebih memudahkan dari segi pengawasan.

“Pengawasannya juga susah kalau digelar secara daring di rumah masing-masing. PAS ini idealnya dilaksanakan secara tatap muka,” tegasnya.

Dilanjutkannya, untuk jadwal pelaksanaan PAS secara tatap muka itu sendiri diserahkan dengan kebijakan masing-masing sekolah.

Berita Lainnya

BIN Sasar Vaksin ke MAN

APBD 2022 Fokus Percepatan Penanganan Covid-19

1 dari 3.576

Sebab, menurut pria dengan spaan Totok itu ada beberapa sekolah yang memuat mata pelajaran muatan lokal di dalam daftar mata pelajaran di sekolah, sehingga membedakan waktu pelaksanaan PAS.

“Masing-masing sekolah memiliki jadwal karena memang ada beberapa sekolah, yang memiliki mata pelajar muatan lokal jadi kami serahkan kepada sekolah. Rentang waktu PAS hingga dua minggu,” ujar Totok.

Ditambahkannya, setelah PAS selesai maka sekolah akan diliburkan kembali, sembari pihaknya melakukan persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tahun ajaran baru 2021/2022.

“Setelah libur, baru dipersiapkan PTM secara keseluruhan, untuk tahun ajaran 2021/2022,” pungkasnya.

Momen tersebut mendapat sambutan yang positif dari sejumlah kepala sekolah, satu diantaranya yakni Pahri, Kepala SMP Negeri 9 Banjarmasin.

Ia menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 20 ruang kelas, untuk pelaksanaan PAS secara tatap muka.

“Kami sudah menyiapkan 20 dari 24 kelas yang ada, itu semua cukup untuk melaksanakan PAS tatap muka dengan kapasitas maksimal 50 persen per satu ruangan,” tukasnya.

Untuk mekanismenya sendiri pihaknya akan membagi dua sesi. Pertama dari pukul 08.00 hingga 09.30 wita khusus siswa kelas tujuh, lalu kemudian dari pukul 10.30 sampai 12.00 wita khusus siswa kelas delapan.

“Antara sesi pertama dan kedua ada jeda, untuk keperluan sterilisasi dan waktu orangtua menjemput, sehingga tidak terjadi kerumunan,” ujar Pahri.

Adapun total siswa di SMPN 9 Banjarmasin yang bakal melaksanakan PAS besok berjumlah 312 siswa kelas tujuh, dan 268 siswa kelas delapan. “Jadi nanti masing-masing kelas hanya akan ada 16 siswa, karena daya tampung kelas cukup untuk 32 siswa saja,” tutupnya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya