Wagub Ikuti Rakor Evaluasi PPKM Mikro se Indonesia

Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Perkembangan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di 34 Provinsi di Indonesia dipimpin Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, diikuti Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian serta pihak terkait lainnya.

PALANGKA RAYA, KP — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Perkembangan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di 34 Provinsi di Indonesia. Rakor diikuti secara virtual melalui video, Senin (14/6) malam.

Rapat itu sendiri dipimpin secara langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, diikuti Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian serta pihak terkait lainnya.

Menko Ekoin, Airlangga Hartarto mengemukakan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, terkait PPKM Mikro, mulai tanggal 15-28 Juni 2021 untuk Daerah zona merah, agar pengambilan keputusan bisa dilakukan secara cepat dan bisa dilakukan penebalan PPKM di wilayah-wilayah merah.

Wakil Gubernur Kalteng Hadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Perkembangan PPKM Mikro di 34 Provinsi di Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Perkembangan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mikro

Berita Lainnya
1 dari 527

Terkait PPKM Mikro, tanggal 15-28 Juni untuk di Daerah merah seperti Madura agar dilakukan penebalan dengan koordinasi TNI/Polri dari “Dandim dan Kapolres mengkoordinasikan PPKM, pengambilan keputusan bisa dilakukan secara cepat dan bisa dilakukan penebalan PPKM dan di wilayah-wilayah merah bisa diisolasi”, tegas Airlangga Hartarto.

Menurut Menko, menyatakan terkait PPKM Mikro ini perlu dibuatkan Instruksi Mendagrinya. Pada kesempatan tersebut, Airlangga Hartarto meminta, sesuai instruksi Presiden berdasarkan Tren kenaikan kasus maka perlu dilakukan peningkatan kapasitas tempat tidur diseluruh rumah sakit.

Khusus Kabupaten/Kota dengan zonasi merah dan bed occupancy rate (BOR) diatas 60 persen. Sesuai arahan Bapak Presiden berdasarkan Tren kenaikan kasus maka perlu dilakukan peningkatan kapasitas tempat tidur diseluruh rumah sakit ditingkatkan 40 persen.

Menko menginstruksi Kepala Daerah agar penyiapan hotel untuk isolasi diharapkan bisa disiapkan. Hal lainnya yang disampaikan Airlangga Hartanto, terkait percepatan pelaksanaan vaksinasi, akselerasi pelaksanaan vaksinasi untuk Kabupaten/Kota dengan zona tinggi risiko merah, sesuai arahan Presiden target vaksinasi adalah 1 Juta perhari di Bulan Juli.

Untuk Bupati/Walikota agar trennya dikendalikan agar tidak mengganggu pemulihan ekonomi dan diperlukan kekuatan kerjasama antara Pemerintah Pusat dan Daerah terutama penebalan dari PPKM Mikro, terus diperpanjang sambil dilakukan evaluasi”, tandas Menko.

Kehadiran Wakil Gubernur Kalteng pada Rskot itu, didampingi Unsur Forkopimda, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah Prov Kalteng. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya