Banjarmasin, KP – Komisi II DPRD Kalsel terus mendorong kinerja kesamsatan, agar mampu meningkatkan penerimaan asli daerah, terutama sektor pajak.
“Kita terus mendorong kinerja kesamsatan agar bisa optimal menarik pajak, terutama pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB),” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Hj Dewi Damayanti Said.
Hal tersebut diungkapkannya, sebelum rombongan Komisi II meninjau Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD)/Samsat Amuntai di Hulu Sungai Utara (HSU) dan UPPD/Samsat Paringin di Kabupaten Balangan, Jumat.
“Kita perlu melihat langsung kinerja UPPD/Samsat ini dalam menarik pajak daerah,” tambah politisi Partai Golkar.
Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, HM Iqbal Yudianoor menambahkan, kunjungan kerja ke UPPD Amuntai dan Paringin ini dalam rangka monitoring dan evaluasi terhadap kinerja ke-Samsat-an pada dua kabupaten bertetangga tersebut.
“Karena, UPPD/Samsat juga merupakan “ujung tombak” dalam hal pendapatan asli daerah (PAD),” kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN).
Untuk itu, diperlukan monitoring dan evaluasi (Monev) agar kinerjanya bisa lebih maksimal.
“Dari hasil Monev tersebut diketahui kelemahan dan yang menjadi kebutuhan mendasar untuk penguatan kinerja UPPD/Samsat sehingga bisa bekerja lebih maksimal lagi,” tambah wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel VI, yakni Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu.
“Kita berharap dari pengalaman tahun 2020, diperoleh terobosan-terobosan UPPD/Samsat di Kalsel dalam masih suasana pandemi Covid-19 untuk meningkatkan kembali PAD,” tambah Iqbal Yudiannoor. (lyn/K-1)















