Jika Darurat, Penjualan Oksigen Distop

Berita Lainnya
1 dari 3.211

Banjarmasin, KP – Pj Gubernur Kalsel, Safrizal akan menyetop penjualan oksigen, jika Kalsel mengalami kondisi darurat Covid-19, sehingga membutuhkan oksigen.
“Jika darurat, kita akan stop penjualan oksigen,” kata Safrizal kepada wartawan usai paripurna dewan, Kamis (8/7/2021), di Banjarmasin.
Menurut Safrizal, di Kalsel memang terjadi peningkatan kasus Covid-19, namun belum sampai pada kondisi darurat hingga membutuhkan oksigen dalam jumlah besar.
“Penjualan masih normal dan persediaannya cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit maupun masyarakat umum,” tambahnya, didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin.
Namun, jika kondisi sekarang dimanfaatkan spekulan untuk mengambil keuntungan ataupun masyarakat sengaja membeli untuk ditimbun, sehingga persediaan terganggu, maka penjualan pada umum akan distop.
“Kalau sampai terjadi rush atau pembelian besar-besaran, maka penjualan pada umum akan di stop,” tegas Safrizal.
Safrizal menambahkan, persediaan dan distribusi oksigen saat ini masih lancar, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit dan masyarakat.
“Jangan kuatir tidak kebagian oksigen, karena ketersediaannya cukup. Tidak perlu menimbun di rumah, jika memang tidak diperlukan,” tambahnya.
Diakui, memang distribusi agak terhambat dengan keterbatasan tabung oksigen yang dikembalikan ke distributor. “Kalau tidak diperlukan, sebaiknya tabung oksigen kosong ini di antar ke distributor, biar diisi kembali,” ujar Safrizal. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya