Kehabisan Stok Saat Tingginya Antusias Bervaksin

Banjarmasin, KP – Belasan Puskesmas di Kota Banjarmasin diketahui sudah kehabisan stok vaksin Covid-19 jenis Sinovac untuk diberikan kepada masyarakat umum. Padahal, antusias masyarakat untuk bervaskin sedang tinggi-tingginya.

Hal itu diketahui dari pemberitahuan akun-akun media sosial milik masing-masing Puskesmas pada Sabtu (17/07) siang.

Berdasarkan pantauan, sedikitnya ada 14 Puskesmas yang mengumumkan bahwa pendaftaran vaksinasi ditutup untuk sementara waktu.

Yaitu Puskesmas Terminal, Puskesmas Kuin Raya, Puskesmas Teluk Dalam, Puskesmas S.Parman, Puskesmas Pelambuan, Puskesmas Teluk Tiram, Puskesmas Beruntung Raya, Puskesmas Alalak Tengah, Puskesmas Banjar Indah dan Puskesmas Cempaka.

Tidak hanya itu, kekosongan stok vaksin juga dialami oleh Puskesmas 9 Nopember, Puskesmas Pekapuran Raya, Puskesmas Gadang Hanyar dan Puskesmas Sungai Mesa.

Saat dikonfirmasi, Kepala Puskesmas Cempaka drg Emma membenarkan stok vaksin di tempatnya saat ini sedang kosong. Bahkan sejak sepekan lalu, pihaknya sudah membuka pendaftaran vaksinasi lagi.

“Hari ini, Sabtu (17/07) vaksin terakhir. Tersisa 13 vial vaksin untuk dosis pertama dan kedua. Kita belum tau juga kapan vaksin akan datang lagi,” ungkapnya singkat, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (17/07) siang.

Hal senada juga dibenarkan oleh Kepala Puskesmas Pelambuan, dr Taufik Rahman, yang sudah mengalami kekosongan vaksin sejak senin (12/07) lalu.

Meskipun pihaknya sempat mendapat tambahan vaksin sebanyak 4 vial dari Dinas Kesehatan, namun untuk pendaftaran vaksinasi tetap ditutup.

Berita Lainnya

Satgas Belum Rekomendasikan PTM

1 dari 3.201

“40 dosis ini sudah jatah untuk dosis 2 yang jadwalnya sudah masuk untuk suntikan ke 2. Oleh karenanya kami sarankan ikut vaksinasi massal yang dilaksanakan oleh TNI atau organisasi lain,” bebernya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi juga membenarkan, bahwa stok vaksin saat ini di beberapa puskesmas sudah habis.

“Meski sempat mendapat tambahan vaksin sebanyak 239 vial, tapi stok itu juga mencukupi dan sudah habis kita bagikan,” ucapnya, saat ditemui di sela-sela vaksinasi massal pegawai sektor jasa keuangan dan umum, di salah satu hotel berbintang, Sabtu (17/07) pagi.

Machli mengaku, saat ini pihaknya telah meminta tambahan stok vaksin kembali untuk memenuhi keperluan seluruh Puskesmas. Tak tanggung-tanggung, jumlah yang diajukan mencapai 25 ribu vial vaksin.

“Kita masih menunggu tambahan vaksin. Tapi kekosongan vaksin ini bukan berarti petugas Puskesmas kita tidak bekerja. Mereka kita tarik untuk kegiatan vaksinasi massal,” Tandasnya.

Adapun laporan vaksin per 16 Juli 2021.

A. Jenis vaksin Coronavac single dose = 13.640 vial (sasaran tenaga kesehatan)

B. Jenis vaksin coronav MDV

  1. Total jenis vaksin coronavac MDV yg diterima 18.588 vial

C. Vaksin Astrazeneca yang diterima 680 vial

  1. Total pengeluaran vaksin Coronavac single dose = 13.640 vial
  2. total pengeluaran vaksin coronavac MDV = 18.355 vial
  3. Total Pengeluaran vaksin astrazeneca 680 vial
  4. Vaksin CoronaVac Single dose = 0
  5. Vaksin CoronaVac MDV = 233 vial ( Keterangan pembagian : 86 vial alokasi dinas, 90 vial alokasi sentra, 40 vial alokasi UMKM, 17 vial alokasi polresta)
  6. Vaksin astrazeneca = 0 vial. (Zak/KPO-1)
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya