Tiga Instruktur Ajarkan Cara Potong Hewan Kurban Secara Benar

Banjarmasin, KP – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin menyiapkan tiga orang instruktur untuk melatih para panitia kurban yang bertugas sebagai penyembelih.

Medic Veterinier DKP3 Kota Banjarmasin, Annang Dwijatmiko mengatakan, ketiga instruktur tersebut bertugas memberikan pelatihan bagaimana cara menyembelih sapi yang benar dan tidak membuat hewan kurban tersakiti.

“Karena dari panitia kurban yang kita temui hari ini minta belajar praktek langsung menyembelih sapi atau kambing. Kita siap fasilitasi keinginan mereka dengan menyiapkan tiga orang instruktur,” ucapnya saat ditemui awak media usai memberikan bimtek terkait penyelenggaraan pemotongan hewan kurban. Selasa (6/7) siang.

Lokasi praktek penyembelihan tersebut dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) milik Pemerintah Kota Banjarmasin, di Jalan Tembus Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Disana akan diajarkan cara merobohkan dan cara menyembelih hewan kurban dengan benar.Lantas kapan bimbingan praktek penyembelihan tersebut dimulai?

Terkait hal itu, ia mengaku bahwa pihaknya siap memberi pelatihan mulai hari ini. Karena dari pendataan yang dilakukan banyak panitia kurban di Kota Banjarmasin yang belum teredukasi secara sepenuhnya terkait oenanganan hewan kurban.

Berita Lainnya
1 dari 3.188

“Tadi ada yang minta diajari secepatnya, jadi malam ini petugas kita siap mengarahkan bagaimana cara penyembelihan yang benar menurut syari’at islam,” ungkapnya.

“Sampai H-1 pun tetap kita layani, untuk jam prakteknya sendiri dimulai pada pukul 20.00 WITA,” tambah pria dengan sapaan Annang itu.

Menurutnya, bimtek dan pelatihan praktek langsung dalam hal penyembelihan kurban ini bukan kali ini saja dilakukan. Karena di hari biasapun pihaknya juga sering memberikan pengarahan kepada setiap orang yang ingin belajar.

“Kalau Bimtek ini memang setiap tahun, tapi kalau belajar menyembelih hampir setiap hari ada aja yang datang ke RPH. Karena tidak ada syarat khusus untuk belajar ke sana, yang penting safety dan siap peralatan,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pabitia kurban yang ikur Bimtek tersebut H Haitami Hatta menuturkan bahwa perlunya praktek penyembelihan hewan kurban.

Pasalnya tidak semua pabitia kurban memahami cara menyembeli sapi atau kambing dengan benar. Ia mengakui jika pertemuan dilakukan setiap tahun, baik di RPH Basirih maupun di lingkungan kantor DKP3. Namun setiap tahunnya ada hal baru seperti proses penimbangan daging sapi, dan cara merobohkan sapi tanpa membuat hewan kurban merasa disakiti.

“Memang teorinya sudah kita dapat tapi kalau belajar prakteknya belum pernah. Makanya kami rencananya ingin belajar langsung ke RPH seperti bagaimana cara peletakkan pisaunya. Insyaa Allah kami akan kesana,” tuntasnya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya