Menko Perekonomian Tinjau Kelurahan Percontohan Prokes Covid-19

Banjarbaru, KP – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartanto, didampingi Pj Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal melakukan kegiatan peninjauan Kelurahan Percontohan Prokes dan Penyerahan bantuan secara langsung yang bertempat di Komplek Citra Garden City Kel. Sungai Ulin, Kota Banjarbaru. Didamping Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin beserta Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, Camat dan Lurah Sungai Ulin, serta dari forum RT/RW wilayah terkait, Jumat (20/08/2021).

Kegiatan tersebut bagian dari rangkaian kunjungan kerja, yang mana sebelumnya melakukan kunjungan untuk melihat GOR Hasanudin yang melaksanakan vaksinasi masal, meninjau lokasi isoman, meninjau isolasi Isoter di Bapelkes Wilayah Kalimantan Selatan, serta memberikan bantuan berupa obat-obatan, Vitamin, Alat Pelindung Diri (APD) dilanjutkan Rapat Kordinasi yang dilaksanakan di gedung Ichdam Halid provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kunjungannya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartanto, mendapatkan pemaparan penyebaran dan penanganan covid yang ada di Kota Banjarbaru.

“Saya apresiasi atas penanganan yang dilakukan oleh semua pihak yang ada di Kota Banjarbaru dalam upaya penurunan angka kematian dan penyebaran virus covid 19 yang ada di Kota Banjarbaru, dapat dilihat angka penyebaran yang ada di Kota Banjarbaru sekrang sudah bisa dikatakan melandai.” Ujar Airlangga

Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menjelaskan saat ini jumlah warga yang menjalani isolasi mandiri ada sebanyak 500 jiwa se-Kota Banjarbaru yang mana untuk Kelurahan Sungai Ulin di Perumahan Citra Garden City terdapat 46 warga isoman dan tersisa empat warga yang menjalani Isoman.

Aditya menyebutkan jika saat ini Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin masih menjadi perhatian Pemerintah Pusat terkait kebijakan kasus Covid-19

“Banjarbaru menjadi perhatian, karena sejak diberlakukan PPKM kita masuk dalam level empat, hal tersebut berdasarkan angka kasus, angka kematian, jumlah bor. Alhamdulillah akhir-akhir ini kasus telah melandai” Jelas Adity. (dev/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya