Bakal Ada Banyak Kursi dan Lampu Taman

Banjarmasin, KP – Trotoar di Jalan Mesjid Jami, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara bakal dilengkapi dengan keberadaan bangku dan lampu taman.

Hal itu tentu menambah kecantikan di salah jalan Kota Banjarmasin yang saat ini banyak dilalui oleh warga luar kota lantaran adanya makam salah satu ulama ternama di Kalimantan Selatan, yakni KH Ahmad Zuhdiannor.

Hal itu diketahui saat awak media menemui Kepala Bidang Jalan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Chandra ketika sedang mengawasi proses pembangunan jalan tersebut.

“Nanti akan ada 8 kursi dan 10 lampu taman yang menghiasi trotoar di atas saluran drainase yang saat ini masih dalam masa pengerjaan,” ucapnya saat ditemui awak media, Jumat (17/09) pagi.

Menurutnya, pengerjaan tersebut juga sepaket dengan pelebaran badan jalan di Jalan Mesjid Jami, Sungai Jingah sepanjang 12 meter ditambah trotoar selebar 3 meter.

Berita Lainnya

Lanjutkan Proyek Pelebaran Jalan Mesjid Jami

“Selain kursi dan lampu taman, trotoar disini juga akan dilengkapi dengan jalur difabel, sehingga ini diharapkan meningkatkan kenyamanan bagi pengguna jalan nanti,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai target penyelesaiannya sendiri, Chandra mengaku proyek yang memakan anggaran senilai Rp 1,6 M itu bisa selesai di bulan November tahun 2021 ini juga.

“Saat ini pengerjaannya jalan sekitar dua bulan, sekarang baru pemasangan saluran drainase yang kita pasang disini untuk mengalirkan air ke sungai terdekat sepanjang 113 meter,” imbuhnya.

Untuk diketahui, bahwa pembangunan tersebut merupakan lanjutan dari proyek pembangunan Jembatan Sulawesi yang saat ini sudah digunakan warga sebagai fasilitas penyeberangan.

Sementata itu, Kepala Pekerja Proyek pengerjaan jalan tersebut, Suyono mengatakan, bahwa pihaknya mengerjakan drainase dengan metode menurunkan 20 cm sampai ke sungai terdekat.

“Supaya aliran air lancar dan tidak tergenang,” ujarnya.

Sedangkan jalan yang mengarah ke kubah guru zuhdi, untuk sementata pihaknya akan membangun jembatan dengan bahan kayu ulin.

“Karena hari minggu ini harus selesai untuk jalan arah ke pemukiman itu, kasian masyarakat yang mau masuk ke sana,” tuntasnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya