Muaythai Kalsel Lolos ke Final

Sentani, KP – Satu-satunya atlet di cabang olahraga (cabor) Muaythai utusan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil lolos ke fase final pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021.

Atlet tersebut bernama Rozak, yang tampil dengan sangat lihai di nomor Perorangan Putra Seni Wai Kru, Senin (27/09) siang.

Ia berhasil meraih peringkat ke empat dalam fase kualifikasi, dibawah dari Provinsi Papua, DKI Jakarta, dan Jawa Timur (Jatim).

Saat dibincangi awak media Rozak mengaku dirinya juga tidak menyangka kalau bisa berhasil lolos ke fase final dalam memainkan cabor asal negeri Gajah Putih tersebut.

“Alhamdulillah, sebelumnya saya tidak menyangka bisa lolos ke empat besar,” ungkapnya.

Ia berjanji, saat final yang akan dilaksanakan pada 2 Oktober 2021 nanti, ia akan tampil lebih maksimal guna menyumbang medali.

“Dengan adanya kesempatan ini saya akan latihan dalam memaksimalkan ketepatan waktu, memantapkan gerakan dan ekspresi yang juga lebih dimantapkan,” tegas Rozak.

Rasa syukur juga diungkapkan oleh Gunawan, Pelatih Muaythai Kalsel atas hasil yang saat ini didapat oleh anak asuhnya tersebut.

Berita Lainnya

Jabar tidak terkejar

1 dari 39

Posisi ke empat yang dicapai Rozak bukan berarti tidak ada catatan. Pasalnya dalam menampilkan seni bela diri tersebut, atlet andalan Kalsel dalam cabor Muaythai itu kekurangan waktu selama 19 detik.

Kendati terjadi kekurangan namun beruntung penampilan Rozak masih tertutupi dengan penilaian yang lain.

“Makanya yang jadi catatan itu adalah lebih memperhatikan durasi waktu yang diberikan dewan juri. Karena tadi ketika tampil Rozak sedikit terburu-buru di akhir penampilannya. seharusnya bisa lebih kecil lagi selisihnya,” jelasnya.

Sedangkan dari segi gerakan, ia yakin sudah menampilkannya dengan semaksimal mungkin.

“Mohon doanya, insyaa Allah kami masih tetap optimis bisa meraih emas,” imbuhnya.

Sebelumnya, Rozak mendapat urutan tampil yang ke-12 setelah provinsi Jawa Timur, dengan diberi waktu lima menit di GOR STT GIDI, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Ia dituntut untuk menyelaraskan gerakan dengan waktu. Berbagai gerakan ditampilkan Rozak di atas panggung seperti gerakan Belalai Gajah, Burung Merak hingga Hanuman.

Usai tampil, Rozak mengaku lega akhirnya bisa menunjukkan penampilan terbaiknya di hadapan empat juri.

“Alhamdulillah akhirnya bisa bernafas lega, saya sudah melakukan yang terbaik, semoga saja hasilnya seperti yang diharapkan,” ujarnya singkat. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya