Pemkab Banjar Ikuti Interview Evaluasi SPBE

Martapura, KP – Pemkab Banjar mengikuti penilaian interview evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB).

Tim Evaluator dan Asesor Eksternal Kementerian PAN RB Mohammad Kautsar dan Husni, hadir secara virtual. Sedang jajaran Pemkab Banjar dipimpin Sekdakab HM Hilman didampingi Kepala Diskominfostandi HM Aidil Basith, Kabid E Government Cornelius Kristianto serta Kabid IKP Eddy Elminsyah Jaya, di Command Center Manis, Martapura.

Sementara hadir di Mahligai Sultan Adam Martapura 33 perwakilan OPD terkait, diantaranya Asisten Administrasi Umum Siti Mahmudah, Kepala Bappedalitbang Galuh Tantri Narindra, Kadishub Aspihani, Kepala BKDPSDM Rahmat Dhani, Inspektur Kencana Wati, Kadis Persip drg Yasna Khairina, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi I Gusti Nyoman Yudiana serta Direktur RSUD Ratu Zalecha Martapura dr Taufik Norman Hidayat.

Sekda Hilman menjelaskan, evaluasi interview ini adalah proses klarifikasi dan validasi evaluator eksternal terhadap bukti dukung yang disampaikan Pemkab Banjar. SPBE sendiri dimulai dari penilaian mandiri oleh daerah yang dilakukan melalui koordinasi daerah.

“Kementerian PAN RB lalu memverifikasi penilaian mandiri yang dilakukan daerah melalui data evaluasi yang diinput melalui sistem,” katanya.

Berita Lainnya

Sekda Ingatkan SKPD Harus Siap Hadapi Bencana

Buser 690 Banjar Berangkat Menuju Katingan

1 dari 648

Pihaknya sudah menyampaikan terkait evaluasi penilaian tersebut. Berdasarkan peraturan terpadu ada 47 indikator yang diminta divalidasi bukti data dukungnya hingga keluar data indeks SPBE Kabupaten Banjar.

“Dari hasil diskusi tadi, ada dokumen-dokumen dari penilaian mandiri agar sesuai hasil evaluasi yang diperlukan,” tandasnya.

Hilman pun berharap bukti-bukti dokumen tambahan hingga penilaian mandiri yang disampaikan, bisa meningkatkan poin indeks SPBE Kabupaten Banjar.

Adapun penilaian dari Kementerian PAN-RB tersebut secara garis besar sudah memenuhi persyaratan yang sesuai kriteria masing-masing.

M Kautsar mengatakan, dari interview yang dilaksanakan ada beberapa poin masukan, salah satunya menambah daya dukung penilaian, seperti menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi guna meningkatkan level atau nilai penyelenggaraan APBD di Kabupaten Banjar. (Wan/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya