Pemko Banjarmasin menargetkan pembinaan terhadap 3.100 UMKM agar bisa bangkit dari keterpurukan di tengah pandemi Covid-19.
BANJARMASIN, KP – Pemko Banjarmasin terus berusaha mendorong pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Banjarmasin, dengan menargetkan membina 3.100 UMKM.
“Kita menargetkan pembinaan sebanyak 3.100 UMKM agar bisa bangkit untuk melanjutkan usaha mereka,” ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Isa Anshari, belum lama ini.
Isa Anshari mengatakan, pembinaan terhadap UMKM sekaligus menumbuhkembangkan usaha baru ini, dalam rangka menindaklanjuti visi misi Walikota Banjarmasin Ibnu Sina
Pada kepemimpinan periode kedua, Walikota H Ibnu Sina dan Wakilnya H Arifin Noor (2021-2024), program penciptaan dan pembinaan wirausaha baru terus dilanjutkan.
Menurut dia, pembinaan dilaksanakan pemerintah kota tidak hanya menggunakan dana APBD, namun juga dapat dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
Sedangkan bentuk pembinaan yang diberikan, Isa Anshari menjelaskan, diantaranya membantu membuat profil usaha, keahlian digital marketing, hingga pembuatan kemasan.
“Selain itu, juga melakukan pembinaan melalui kegiatan workshop, pelatihan dan lainnya,” ujarnya.
Isa menyampaikan, dampak pandemi Covid-19 cukup berdampak pada sektor perekonomian dan tidak sedikit pelaku UMKM kesulitan mengembangkan usahanya, sehingga pemerintah harus hadir membina mereka agar bisa tetap bertahan, termasuk dalam memberikan bantuan permodalan.
Secara terpisah anggota komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Abdul Rasyid Ridha mengapresiasi terus digalakkannya pembinaan terhadap UMKM ini.
Anggota komisi membidangi masalah keuangan dan ekonomi ini mengakui, sejak periode pertama Ibnu Sina menjabat Walikota Banjarmasin dalam salah visi-misinya adalah memprogramkan peningkatan perekonomian kota ini salah satunya melalui para pelaku UMKM.
Namun menyusul pandemi Covid-19 sejak tahun 2020, cukup berdampak signifikan terhadap berbagai UMKM dalam menjalankan berbagai usahanya.
“Karena itu sudah menjadi kewajiban Pemko membangkitkan kembali perekonomian di kota ini agar bisa pulih kembali dari Keterpurukan akibat pandemi Covid-19. Tak terkecuali untuk UMKM,” tutup Abdul Rasyid Ridha. (nid/K-7)















