Destinasi Wisata Baru di Desa Riam Adungan

Pelaihari, KP – Tidak hanya mempunyai objek wisata pantai, gunung dan air terjun, kini Kabupaten Tanah Laut (Tala) juga mempunyai objek wisata river tubing atau wisata air mengarungi sungai menggunakan ban karet. Objek wisata ini berada di Desa Riam Adungan, Kecamatan Kintap.

Untuk menikmati pesona alam Riam Adungan, Bupati Tala HM Sukamta meluangkan waktu khusus bermalam di desa ini, dalam kegiatan Explore Wisata Riam Adungan.

Mengawali perjalanan dari rumah kediaman di Kota Pelaihari, Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 14.00 wita, bupati menggunakan kendaraan roda dua jenis trail memilih jalur offroad, jalan Desa Pemalongan-Damit-Salaman-Riam Adungan. Jarak tempuh melalui jalur ini diperkirakan sekitar empat jam.

Sebelum menikmati wisata air, wisatawan yang sengaja ingin bermalam di tempati ini disediakan bumi perkemahan yang dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Alam Riam Adungan. Di tempat ini wisatawan sudah bisa menikmati suasana alam, karena lokasi perkemahan dikelilingi pohon rindang dan aliran sungai yang tidak terlalu dalam dengan air yang jernih.

Pesona alam yang dimiliki tempat ini memanjakan wisatawan, selain nuansa hijau dari rimbunnya pepohonan, udara pagi hari dengan embun tipis, juga gemericik aliran sungai yang jernih seolah membayar tunai perjalanan yang ditempuh untuk tiba di tempat ini.

Berita Lainnya
1 dari 542

Minggu (24/10/2021) pagi, wisata air pun dimulai. Orang nomor satu di Tala bersama rombongan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala, memulai mengarungi sungai menggunakan ban karet dari area perkemahan. Ban karet yang sudah disiapkan dilengkapi dengan tali pengaman agar bisa digunakan untuk duduk dengan kaki menjuntai menyentuh air. Selain itu juga disediakan jaket pelampung dan helm untuk pengamanan pengguna wisata air.

Satu persatu ban karet dilepas ke aliran sungai di lokasi awal yang tidak terlalu dalam. Jalur sungai dengan kondisi air jernih yang dilalui dalam wisata air ini arusnya terbilang masih dalam kategori aman untuk mengarungi sungai menggunakan ban karet. Perjalanan menikmati suasana alam melalui jalur sungai ini memakan waktu sekitar satu jam 30 menit.

Tidak hanya river tubing, bupati dan rombongan juga menikmati pesona alam lain yang ada di Desa Riam Adungan yakni Goa Liang Kumal. Untuk menikmati keindahan goa ini jalur yang digunakan adalah jalan darat, hanya berjarak sekitar 2km dari kantor desa, sudah bisa menemukan lokasi ini.

Namun untuk bisa mencapai pintu utama goa ini hanya bisa menggunakan kendaraan roda dua.

Dinding kokoh Goa Liang Kumal dari bebatuan menjadi objek menarik untuk ditelusuri. Pilar-pilar besar di dalam goa yang membentuk stalaktit yakni batuan yang runcing dan berlubang lancip dengan ujung mengarah ke bawah dan mengeluarkan tetesan air serta stalagmit batuan yang berbentuk lancip dengan ujung mengarah ke atas, menjadi ciri khas pemandangan di dalam goa.

Usai menikmati pesona alam di lokasi ini, bupati menyebut jika Desa Riam Adungan mempunyai potensi wisata yang luar biasa. Hanya saja saat ini yang menjadi kendala utama adalah infrastruktur jalan menuju Desa Riam Adungan. Pemkab Tala berharap kepada pemerintah pusat agar membantu perbaikan jalan yang cukup berat dibiayai pemkab. Mengingat desa ini memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Tala maupun Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bahkan setelah melihat sendiri lokasi wisata di desa ini, Sukamta juga berharap ada yang menggelar kegiatan gowes, offroad atau touring yang garis finisnya di Desa Riam Adungan. (rzk/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya