Diskominfo Kalteng Kunjungi Pengrajin Anyaman Purun Seruyan

Seruyan, KP – Bina Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Plt. Diskominfo Santik Kalteng didampingi Kepala Seksi Kemitraan DiskominfoSantik Kalteng Elyanie dan JFT. Pranata Humas Ferawati, melakukan Visitasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) binaan Kabupaten Seruyan.

Kunker dilaksanakan ke kelompok kerajinan anyaman purun yang berada di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kamis (01/10).

Dari Pemerintah Kabupaten hadir Kadis kominfo Kabupaten. Seruyan Sugianoor, Kadis Koperindag Kabupaten Seruyan Primermen dan Plt Kasi Operasional Pelabuhan dan Kesyahbandaran UPT PPI Kuala Pembuang Levriyuto Elkajuli.

Sunarni, salah satu pengrajin purun Desa Pematang Panjang menyampaikan bahwa dirinya sudah sejak Tahun 2011 sebagai pengrajin purun. Berbagai bentuk kerajinan anyaman purun yang dibuat diantaranya tas, dompet, hingga tikar.

Untuk harga hasil kerajinan purun sangat bervariasi, tergantung model dan ukurannya yakni mulai dari kisaran Rp. 25.000,- sampai 150.000,-“, tutur Sunarni sambil menunjukan produk hasil kerajinan purun.

Berita Lainnya
1 dari 520

Sejak pandemi Covid-19, diakui Sunarni hasil penjualan kerajinan purun menurun dan mengungkapkan hasil kerajinan purun hanya dijual dari rumah.

Melalui visitasi ke Kabupaten-Kabupaten, DiskominfoSantik Kalteng ingin melihat lebih dekat tentang bagaimana strategi Diskominfo di Kabupaten dalam melakukan pembinaan KIM sampai di Kecamatan/Desa.

Plt. Kepala Dinas kominfo Santik Kalteng Agus Siswadi akui ditengah pandemi Covid-19 sekarang ini, semua dipaksakan untuk bekerja cepat dan memahami sesuatu yang berhubungan dengan tekhnologi.

Dampak pandemi akan masih terasa sampai Tahun 2023 mendatang baik dari sisi perekonomian dan lainnya. Diharapkan kepada pengurus KIM di Daerah untuk lebih memaksimalkan tekhnologi informasi untuk mempermudah komunikasi.

Dikemukakan, “Ini menjadi tantangan dan hambatan kedepan, bagaimana untuk mengelolanya menjadi sebuah komunitas yang bukan hanya kelompok informasi tetapi memajukan usaha-usaha sesuai dengan bidangnya”, ujar Agus.

Purun sendiri merupakan sejenis rumput anggota suku teki-tekian yang memang sering dimanfaatkan sebagai bahan anyam-anyaman. Rumput ini tumbuh di paya dan rawa-rawa.(drt/k-10).

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya