Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Kakek Nekad Mengakhiri Hidupnya dengan Seutas Tali

×

Kakek Nekad Mengakhiri Hidupnya dengan Seutas Tali

Sebarkan artikel ini
5 tali 3klm
TERGANTUNG – Jasad M Surmanto (79) saat ditemukan dengan leher masih tergantung di seutas tali. (KP/Andui)

anaknya ini melihat tali di leher korban, dan histeris langsung berteriak

BANJARBARU, KP – Warga Jalan Golf Gang Pelita IV  Rt 05 Rw 04 Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru, dikejutkan dengan temuan sosok mayat dalam keadaan tergantung, Sabtu (23/10).

Kalimantan Post

Ternyata korbannya diketahui seorang Kakek bernama M Surmanto (79), warga

Jalan Golf Gang Pelita IV  RT 05 RW 04 Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh anaknya yang bernama Rusdiana.

Melihat kejadian itulah, anaknya tersebut langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Mendengar teriakan itulah sejumlah warga langsung berdatangan serta melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Banjarbaru Barat.

Tak lama menerima sejumlah anggota dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjarbaru Barat, AKP Yuda Kumoro Pardede SH MH, bersama Tim Identifikasi Polres Banjarbaru Barat, langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP) dan pihak keluarga tak mau dibawa ke Rumah Sakit, karena sudah merelakan kematian korban.

Kapolsek Banjarbaru Barat, AKP Yuda Kumoro Pardede SH MH, saat dikonfirmasi membenarkan, adanya laporan mengenai orang gantung diri, dan tak menemukan tanda-tanda kekerasan lainnya.

Ditambahkan AKP Yuda Kumoro Pardede SH MH, dimana pertama kali menemukan korban adalah anaknya yaitu Rusdiana.

Kebiasaan korban tiap harinya nonton TV,  lalu anaknya sedang tertidur dalam kamar bersama cucunya.

Setelah bangun kemudian  Rusdiana ke luar kamar, dengan aktivitas nyapu rumah, selesai menyapu kemudian menuju dapur.

“Pada saat di dapur melihat korban dalam keadaan berdiri, dan anaknya ini menyapa korban kenapa mbah disana. Namun, korban tidak menyahut. Lalu anaknya ini melihat tali di leher korban, dan histeris langsung berteriak memberitahukan serta meminta tolong kepada masyarakat sekitar. Kemudian masyarakat sekitar datang serta menghubungi saudaranya via telpon,” ujarnya.

Baca Juga :  Bos Tambang Perusak Ratusan Rumah Transmigran Ditahan

Dikatakannya hasil identifikasi Inafis Polres Banjarbaru, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya korban disemayamkan di rumah duka untuk kemudian disemayamkan. (fik)

Iklan
Iklan