Kota Banjarbaru Perdana Gelar PTM Terbatas

Banjarbaru,KP- Sejak menerapkan PPKM Level 2 Kota Banjarbaru sudah memulai Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas Senin (11/10/2021).

Adapun PTM hanya diterapkan di sekolah percontohan atau sekolah piloting dengan rincian 15 untuk sekolah tingkat TK dan Paud, 15 Sekolah Dasar serta 25 SMP di bawah naungan Dinas Pendidikan Banjarbaru.

Salah satu sekolah piloting adalah SDN 2 Loktabat Selatan, tercatat sebanyak 493 siswa yang terdaftar, belajar mengikuti pola jam masuk yang diatur secara bergantian.

“Sesuai ketentuan, tiap kelas hanya 1/3 dari jumlah siswa. Rata-rata per kelas ada 8 siswa. Untuk belajar kurang lebih 120 menit,” jelas Kepala SDN 2 Loktabat Selatan, Muhammad Hasbi.

Berita Lainnya
1 dari 717

SDN 2 Loktabat Selatan ini memiliki 18 kelas. Selama PTM, kurang lebih ada 160 siswa yang akan hadir tiap harinya. Terdiri dari kelas A, B dan C di tiap jenjang kelas.

Dijelaskan Hasbi, untuk pelajaran dipadatkan, juga disiapkan area belajar outdoor. “Ini sesuai dengan arahan Wali Kota Banjarbaru agar sirkulasi udara tetap terjaga,” jelasnya.

PTM di sekolah percontohan di Banjarbaru pada tingkat SMP tidak ada aturan khusus dengan SD maupun SMP lain. Mulai dari Jam masuk dari pukul 8 pagi. Hingga mata pelajaran tetap ada seperti biasa. Namun hanya jamnya saja yang berkurang.

Meski PTM di sekolah percontohan di Banjarbaru sudah sudah bisa melaksanakan PTM, namun pembelajaran daring juga masih diterapkan. Khususnya bagi yang memang tidak bisa masuk langsung ke sekolah karena berbagai alasan.Upaya sterilisasi ruang belajar yang dilakukan pemko Banjarbaru melalui BPBD juga terus dilakukan secara berkala, yakni 1 kali penyemprotan dalam 3 hari. (Dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya