Martapura, KP – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Banjar menggelar pelayanan jemput bola KB gratis, sekaligus menyosialisasikan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia, di Kecamatan Telaga Bauntung.
Kadis P2KBP3A Siti Hamidah mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan keluarga yang mempunyai balita dalam 1.000 HPK. 1.000 HPK adalah fase kehidupan yang dimulai sejak terbentuknya janin pada saat kehamilan (270 hari) hingga anak berusia 2 tahun (730 hari).
“1.000 HPK disebut periode emas, karena periode ini terjadi perkembangan yang sangat cepat pada sel-sel otak dan terjadi pertumbuhan serabut-serabut saraf dan cabang-cabangnya, sehingga terbentuk jaringan saraf dan otak yang kompleks,” tandasnya.
Dijelaskannya, perkembangan otak ini hampir sempurna, mencapai 80 persen, sehingga akan menentukan kualitas manusia kedepannya.
“Jadi tugas kita bersama, baik dari profesi gizi dan kesehatan dengan dukungan profesi lain serta lintas sektor untuk bekerja bersama memperbaiki kondisi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pengetahuan terkait gizi dan kesehatan,” pesannya.
Dia pun berharap lewat sosialisasi ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menurunkan angka stunting di Indonesia, khususnya di Kabupaten Banjar.
Hadir pada kegiatan dengan protokol kesehatan ketat ini, Camat Telaga Bauntung Yuana Karta Abidin, para Kepala Desa serta kader. (wan/K-7)















