Pupus Harapan Medali di Cabor Anggar

Merauke, KP – Asa untuk mendapatkan medali dari cabang olahraga (cabor) Anggar di perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akhirnya pupus usai kedua sisa atletnya gugur di fase penyisihan, Rabu (06/10) siang.

Dua atlet tersebut adalah Eka Oktaviani dan Aulia Norhaliza yang turun di nomor Pedang Sabel kategori Perorangan Putri.

Mereka kalah telak dan menjadi penghuni lantai dasar penilaian. Eka hanya bisa berada di ranking 18 dari 19 peserta dengan indicator -17 dan HS 8.

Sedangkan rekannya, Aulia Norhaliza menjadi juru kunci ranking of poules yang menduduki urutan 19 dengan indicator -21 dan HS 9.

Mereka berdua tepaksa harus mengakui keunggulan para atlet lain yang menjadi lawannya dalam cabang olahraga kelincahan kaki dan kelihaian dalam mengayunkan pedang tersebut.

Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kalimantan Selatan (Kalsel) Herita Warni yang saat itu menyaksikan penampilan anak asuhnya pun mengakui, bahwa cabor Anggar memang belum bisa menyumbahgkan medali untuk Banua.

“Memang kemenangan belum berpihak ke kita. Paling tidak kita sudah memberikan perlawanan yang maksimal, walaupun memang harus tersisih dan tidak bisa melanjutkan ke babak selanjutnya,” ucapnya saat ditemui awak media di GOR Kompleks Gereja St Yoseph, Merauke,

Menurutnya, hasil pertandingan itu akan menjadi bahan evaluasi untuk terus mengembangkan dan memperbaiki segala hal yang dianggap penting guna perkembangan Cabor Anggar di Kalsel.

“Baik dari segi persiapan atlet maupun kekurangan atlet saat tampil di PON Papua ini,” ungkapnya.

Herita mengakui bahwa persiapan atlet yang berangkat ke Bumi Cenderawasih ini sangat minim.

Berita Lainnya

Jabar tidak terkejar

1 dari 39

“Apalagi atlet dari Provinsi lain merupakan atlet yang sudah berpengalaman di kancah internasional. Selain itu kita juga masih belum mempunyai lokasi yang representatif untuk latihan,” ujarnya

Bukan tanpa alasan, ia menilai kualitas materi pemain bakal sejalan dengan fasilitas yang memadai.

“Tempat latihan yang harus kita pikirkan kembali. Karena jika atlet kita latihan rutin dengan fasilitas yang memadai saya kira kita tidak akan kalah dengan atlet daerah lain,” tandasnya.

Seperti diketahui, Kalsel mengirimkan lima atlet untuk turun di cabor Anggar PON XX Papua tahun 2021. Dua yang siang tadi bertanding. Dan tiga atlet lainnya bertanding pada Senin (04/10) yang lalu.

Atlet Kalsel yang turun di jenis senjata Floret Putri kategori perseorangan diwakili oleh Kanza Azzahra Istiani, sedangkan untuk jenis senjata Sabel Putra Kalsel menurunkan Oki Hafizh Khairullah dan Muhammad Zahid Humam.

Sayangnya, ketiga anak muda andalan Kalsel ini tak bisa melanjutkan pertandingannya lantaran gugur di babak penyisihan.

Untuk Kanza yang bertanding di Poule nomor 1 hanya bisa berada di posisi 18 dari 19 orang peserta dengan indicator -20 dan HS 10 .

Kemudian, Humam yang juga berada di Poule 1 hanya bisa bertengger di posisi 18 dari 20 peserta dengan perolehan indicator -13 dan HS 14.

Sedangkan Oki yang bertarung di Poule 3 malah menduduki juru kunci Sabel Putra di posisi 20, dengan indicator -20 dan HS 5.

Alhasil, mereka harus juga tersingkir lantaran tidak memenuhi nilai dalam pengurutan ranking. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya