Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Sepeda Air Kelayan Rekreasi di Masa Pandemi

×

Sepeda Air Kelayan Rekreasi di Masa Pandemi

Sebarkan artikel ini
hal9 3klmsepeda
SEPEDA AIR - Wahana Sepeda Air Kelayan banyak diminati warga untuk berekreasi sekaligus olahraga di aliran Sungai Kelayan. (KP/zakiri)

Banjarmasin, KP – Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk melakukan aktivitas olahraga ataupun rekreasi di masa pandeki Covid-19 ini.

Namun, kondisi keterbatasan pandemi ini tak menghalangi seorang pemuda di Banjarmasin untuk terus menciptakan kreatifitas yang sehari-hari dapat dilakukan, yakni dengan menciptakan sepeda air.

Kalimantan Post

Wahana sepeda air ini tengah viral di media sosial. Lokasinya sendiri ada di di kawasan aliran Sungai Kelayan di Jalan Kelayan A, Kelurahan Murung Raya, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Terlihat, beberapa bocah sedang asik berekreasi di sungai dengan sepeda air yang unik itu.

Abdus Salam, salah satu pengelola wahana sepeda air itu mengaku, ia bersama kakaknya membuat sepeda air tersebut hanya untuk berolahraga.

Namun, karena melihat antusias anak-anak disekitar cukup banyak untuk mencoba, akhirnya ia pun membuat lebih banyak sepeda air.

Sampai saat ini, ia bersama sang kakak sudah membuat sebanyak 3 unit sepeda air tersebut.

“Awalnya kan untuk olahraga sendiri aja, tapi ternyata banyak anak-anak ingin menyewa. Kasian juga kalau melihat mereka, jadi kita buat yang lain lagi,” ungkapnya saat ditemui awak media, Jumat (29/10) sore.

Tidak hanya itu, pria 36 tahun itu mengaku wahana itu diciptakan agar masyarakat dapat memanfaatkan kawasan sungai didekat jembatan 1 Juli itu.

Baru setengah bulan mulai, minat warga sekitar rupanya cukup antusias untuk mencoba wahana rekreasi sungai itu.

Diketahui, satu unit sepeda air tersebut, setidaknya memerlukan biaya pembuatan sebesar Rp7 juta, dengan biaya sendiri.

“Kita sewakan 1 jam 10 ribu, mau yang 1 orang atau 2 orang, sama saja. Rutenya juga dari Jembatan 1 Juli itu sekitar 1 kilometer,” bebernya.

Salam mempersyaratkan, jika ingin menaiki wahana sepeda air itu harus bisa berenang. Jika untuk anak-anak pun, pihaknya juga telah menyiapkan pelampung pengaman.

Baca Juga :  THR Wajib Dibayar Sebelum Idul Fitri, Disnaker Banjarmasin Buka Posko Pengaduan

“Harus bisa berenang saja syaratnya, jika tidak bisa kami tidak diperbolehkan. Kalau untuk anak-anak kita sediakan life jacket juga,” kata Salam.

Ditanya apakah ada dari dinas terkait melirik wahana bermain air tersebut? Sampai saat ini ia mengaku masih belum ada.

“Belum sih, tapi kemarin ada juga orang yang foto-foto. Paling nanti kita inginnya akan buat yang bermesin,” pungkasnya.

Kedepannya ia bersama sang kakak akan membuat 1 unit sepeda air lagi untuk menambah armada di wahana tersebut. (zak/K-7)

Iklan
Iklan