Terpilih Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel, H Ibnu Sina dan Rusian Kembali Bersaing di DPP

Banjarmasin, KP – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Kalimantan Selatan sudah selesai digelar pada Senin (18/10/2021) di hotel Kindai Best Western.

Musda yang diikuti 13 DPC Se-Kalsel dan DPD Partai Demokrat Kalsel, menetapkan dua calon ditetapkan sebagai calon Ketua DPD Demokrat Kalsel Periode 2021-2026.

Kedua mereka selain Demisioner Ketua DPD Demokrat Kalsel Rusian dan Ibnu Sina yang juga walikota Banjarmasin diusulkan menjadi calon ketua DPD Demokrat Kalsel.

“Kedua calon tersebut akan mengikuti fit and proper test yang akan dihelat DPP Demokrat di Jakarta dalam waktu dekat,”ucap Ketua DPP Herman Khaerun kepada awak media, disela-sela Musda.

Ketua DPP Demokrat menuturkan kedua calon telah menyampaikan visi-misi kepada kader dan pengurus yang menghadiri Musda Demokrat.

“Nanti pak Ibnu dan Rusian akan mengikuti Fit and proper test oleh tim tiga yang terdiri dari Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK), Ketua Umum, dan Sekjen DPP Demokrat,” ujar Herman.

Berita Lainnya
1 dari 3.947

Fit and proper test, lanjutnya tim tiga akan mematangkan kandidat ketua DPD Demokrat sekaligus menguji kesiapan, kesetiaan dan upaya mewujudkan kejayaan partai Demokrat di Provinsi Kalsel.

Dia mengapresiasi Musda DPD Demokrat Kalsel berjalan dengan lancar dan demokratis. Kedua kandidat, sambung Herman telah memenuhi semua kriteria untuk memimpin partai berlambang Mercy ini lima tahun kedepan.

Herman memperkirakan maksimal 14 hari figur ketua DPD Demokrat Kalsel akan ditetapkan.

“Inilah demokrat, tetap mengedepankan proses demokrasi, Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik, kami solid dan bertekad memenangkan partai Demokrat,” tegas anggota DPR RI ini.

Sementara itu, Ibnu Sina mengatakan siap untuk menyambut estafet kepemimpinan di tubuh partai Demokrat.

“Setelah mengikuti Fit and proper test, apapun hasilnya kami akan terima,” imbuh Ibnu Sina.

Senada, Rusian menuturkan syarat untuk menjadi ketua DPD Demokrat harus mengantongi minimal 20 persen dari pemilik suara sah. Sehingga terhimpun dua nama yang akan digodok oleh DPP Demokrat.

“Karena syarat cukup mudah, dan mendapat dukungan awal lebih dari 20 persen, maka kami sama-sama diajukan untuk ditetapkan (ketua) salah satu dari kami,” tandasnya.(KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya