Martapura, KP – Perkuat kerjasama dan kemitraan dengan insan pers, Pemkab Banjar melalui Dinas Komunikasi, informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) mengajak jurnalis setempat melakukan studi banding ke Dinas Komunikasi, informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, pekan kemarin.
Rombongan dipimpin Sekretaris Diskominfostandi Banjar A Faisal ST MM. Mereka diterima Kasi Layanan Hubungan Media, Koharudin dan Kasi Pengelolaan Media Komunikasi Publik Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Dhini Gilang Prasasti.
”Kami sengaja membawa sejumlah rekan-rekan media yang bertugas di Kabupaten Banjar guna sama-sama mempelajari dan mengetahui bentuk kerjasama Pemprov DKI dengan media,” kata Faisal saat memberikan sambutannya.
Pertemuan sendiri berlangsung cair dan langsung dilakukan diskusi tanya jawab. Yang cukup menarik adakah kerjasama dengan media. Diskominfotik Jakarta menyebutnya sebagai Belanja Media.
”Kerjasama media kami menggunakan daftar e-katalog, bila ingin kerjasama maka media harus memenuhi persyaratannya, Diantaranya pembayaran pajak, ranking di Alexa dan tak kalah penting harus terdaftar serta wajib sudah terverifikasi Dewan Pers,” kata Dhini.
Untuk yang tidak memenuhi syarat dalam kontrak kerjasama, diakui Dhini sangat banyak media di DKI Jakarta, namun hanya sebagian yang memenuhi syarat dalam daftar e-katalog, tetapi diluar itu, tetap diakomodir secara reguler. Mereka tetap dilayani, seperti diberi rilis berita.
Hal menarik lainnya, Diskominfotik DKI Jakarta banyak mempekerjakan tenaga terampil, mereka adalah para ahli IT, seperti desain grafis, editor media online hingga televisi yang diberi gaji cukup besar.
”Mereka tenaga profesional yang siap kapanpun untuk memberikan informasi secara cepat. Contohnya soal banjir atau berita bad news, maka dalam enam jam sudah harus ada tanggapannya, klasifikasinya dari Pemprov,” tandasnya,
Diskusi kemudian diakhiri dengan pertukaran cinderamata dari kedua belah pihak sekaligus foto bersama. (Wan/K-3)















