Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Opini

Percepatan Informasi menggunakan Sosial Media

×

Percepatan Informasi menggunakan Sosial Media

Sebarkan artikel ini

Oleh : Finki Dona Marleny, M.Kom
Dosen Informatika dan Komputer

Informasi kini disajikan tidak lagi didalam kalimat saja, namun dapat diperkuat dengan rincian atau berupa penjabaran yang disertai dengan suatu narasi yang lebih visual yaitu dengan video pendek maupun gambar-gambar yang memberikan makna secara visual.

Kalimantan Post

Informasi tidak dapat ditentukan secara mutlak karena persepsi masing-masing penerima informasi dapat berbeda-beda, sehingga nilai suatu informasi dapat diperkuat dengan adanya narasi lain yang mendukung penerima informasi untuk memahami informasi yang disampaikan. Pada proses penyampaian informasi tersebut berupa komunikasi memiliki banyak cara dalam penyampaiannya.

Kualitas informasi bersifat multidimensi dan memiliki berbagai variasi karakteristik. Kualitas informasi sifatnya membantu untuk membuat informasi yang lebih berharga bagi penerima informasi tentunya memiliki kriteria yang akurat, tepat pada waktunya, dan relevan.

Informasi dengan kualitas yang bagus dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, dapat ditelusuri keberadaannya dan secara akurat dapat memberikan nilai informasi yang berkualitas bagi penerimanya.

Dalam proses penyampaian informasi perlu kecepatan yang tepat agar informasi tidak berkurang kualitasnya karena didalam proses penyampaian informasi harus masih sangat relevan dengan apa yang diinformasikan, baik dari kondisi dan situasi dari nilai informasi tersebut. Percepatan Informasi dibutuhkan untuk berbagai situasi dan kondisi yang mengharuskan penyampaian informasi secara tepat waktu dan relevan, media yang dibutuhkan adalah media yang dimana banyak penerima informasi secara aktif menerima informasi yang dapat dipercaya oleh penerima informasi, dalam hal ini tentunya dengan perkembangan teknologi dapat membantu penyampaian informasi secara cepat dan tepat ke sasaran penerima informasi.

Dengan teknologi yang berkembang semua orang dapat memiliki media penyampaian informasi sendiri, kemudian informasi di teruskan ke penerima informasi lainnya dan seterusnya, jika penerima informasi memiliki media dengan pengikut yang banyak dan aktif maka penyebaran informasi akan dapat lebih masif tersebar, kira-kira seperti itulah konsep jejaring sosial yang ada di dunia maya.

Baca Juga :  Polemik Penonaktifan Jaminan Kesehatan Warga Banjarmasin

Dengan jejaring sosial yang aktif ini percepatan informasi dapat disampaikan dengan cepat dan tepat. Jejaring sosial dapat menghubungkan lintas pengguna sosial media karena pada umumnya di jejaring sosial pengguna sosial media yang aktif tidak hanya memiliki satu media saja untuk berkomunikasi namun biasanya memiliki beberapa jenis media sosial karena kebutuhan untuk mendapatkan informasi dari berbagai sisi. Jika di lihat dari sisi sosial media entah berapa banyak sosial media memiliki pengguna aktif dan dari satu pengguna aktif memiliki berapa pengikut yang menghubungkan informasi di jejaring sosialnya.

Hal ini dapat meningkatkan percepatan informasi karena pengguna aktif memiliki jejaring sosial yang aktif dan dapat menyebarkan informasi lebih luas lagi.

Oleh karena itu perlu kehati-hatian dalam memberikan suatu informasi, karena persepsi dari penerima informasi berbeda-beda jadi suatu informasi hendaknya disertai dengan rincian untuk menambah kualitas informasi yang dapat dipercaya dan tidak menjadi konflik di kemudian hari.

Percepatan informasi contohnya informasi yang memerlukan penanganan tanggap darurat seperti kejadian bencana, penyebaran penyakit menular, perbaikan fasilitas publik dan lain sebagainya yang membutuhkan respon cepat dari suatu nilai informasi dapat di optimalkan dengan menggunakan berbagai media sosial dan kekuatan jejaring sosial para pengguna aktifnya.

Karena jenis informasi yang membutuhkan penanganan yang cepat seperti tanggap darurat haruslah memiliki kecepatan informasi yang optimal, agar respon yang diterima dapat membantu suatu kondisi atau situasi yang memang sangat membutuhkan respon dan kebijakan yang cepat pula.

Perkembangan sosial media yang memiliki fitur untuk saling berbagi di lintas sosial media dapat memberikan percepatan informasi yang optimal karena keberadaan informasi yang secara langsung dibagikan dapat diketahui apakah informasi ini sudah lama atau masih baru. Jadi tidak membingungkan bagi penerima informasi.

Baca Juga :  DAKWAH DI MADINAH

Apalagi media sosial yang memang memiliki tingkat kepercayaan publik yang tinggi seperti sosial media yang memiliki reputasi baik dalam penyampaian informasi, hal ini untuk mempercepat informasi dari kejadian-kejadian yang memerlukan respon cepat dan tanggap darurat lainnya.

Dengan percepatan informasi yang maksimal dapat melacak suatu kejadian dan menjadi rekam jejak digital. Rekam jejak digital inilah yang dapat dipantau para pengguna aktif di jejaring sosial untuk terus mengawal percepatan informasi agar mendapatkan respon dan kebijakan yang cepat.

Dari pengguna aktif yang telah saling terhubung di jejaring sosial dapat melacak dimana kejadiannya, kapan kejadiannya dan bagaimana kelanjutan dari informasi yang memang memerlukan respon cepat dari penerima informasi yang selalu menunggu kelanjutan informasi-informasi yang memang memerlukan penanganan yang lebih cepat.

Dari sinilah peran sosial media dapat memberikan hasil percepatan informasi yang sifatnya harus ditindaklanjuti dengan cepat pula.

Dengan keaktifan jejaring sosial bagi pengguna media sosial dapat digunakan untuk hal yang positif dalam memepercepat informasi agar selalu terjaga kualitasnya.

Iklan
Iklan