Banjarmasin, KP – Pihak Kepolisian dari Polresta Banjarmasin dan Polsek polsek melakukan pengamanan, pengawasan dan Monitoring secara langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di wilayah Banjarmasin.
Kegiatan pengamanan, pengawasan dan Monitoring ini dilakukan di 18 titik SPBU untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan.
Dari pantauan di lapangan dari setiap SPBU yang di Banjarmasin dijaga oleh dua personil kepolisian, Rabu (3/11) pagi.
Sebelumnya, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan menegaskan, akan menempatkan anggota di sejumlah SPBU yang dianggap rawan dengan para pelangsir BBM.
“Akan kita sikat para pelangsir dan preman-preman itu. Selama tiga hari awal ini kita sudah gerak, dan tidak ada lagi antrean. Ini juga sesuai dengan instruksi Kapolda untuk melakukan pengamanan atau pengawalan terhadap SPBU yang agak tersendat,” jelasnya.
Untuk diketahui ratusan sopir truck dan barang di Kalimantan Selatan mogok merja dan menggelar aksi di kawasan Jalan Gubernur Subarjo, Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat.
Aksi mereka ini, karena sudah tak tahan dengan maraknya pelangsir di SPBU, yang diduga menjadi penyebab sulitnya mendapatkan BBM jenis Solar hingga antri berhari-hari. Sudah terjadi dalam 3 bulan terakhir. (yul/K-4)















