RS Apung Nusa Waluta II Layani Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

Kotabaru, KP – Pelayanan Kontrasepsi MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) secara gratis berlangsung di Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II dalam rangka temu kerja pengendalian penduduk dan keluarga berencana Tingkat Provinsi (Rapat penelaahan atau review program bangga kencana semester 1 tahun 2021), dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kotabaru Hj.Fatma Idiana Sayed Jafar bersama rombongan, dihadiri juga Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi (Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M Pd) BKKBN Pusat, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan (Ir. Ramlan, MA),Kepala Dinas OPD KB Pengelola Program Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten/ Kota se Kalimantan Selatan, Dandim 1004/Kotabaru yg diwakili Pasiter, Kepala Dinas Kesehatan Kab Kotabaru, ketua IBI Cabang Kotabaru, Para peserta, temu kerja / Revie Program Bangga Kencana Se Kalimantan Selatan.

Ketua Tim Penggerak PKK Hj.Fatma Idiana menyampaikan Ucapan terimakasih kepada Rumah Sakit Apung WALUYA II yang sudah sangat membantu Masyarakat Kabupaten Kotabaru. Diharapkan RSA WALUYA II bisa lebih lama lagi beropreasi di Kabupaten Kotabaru, karna sangat membantu Masyarakat dalam waktu 3 bulan ini. Atau kalau bisa, mudahan datang kembali di bulan maret dan nanti akan stand di pulau sembilan, dan mudah mudahan bisa melayani Masyarakat kita yang jauh disana, harap Hj Fatma.

Berita Lainnya
1 dari 255

Sedangkan Kepala DP3AP2KB mengatakan “kami menyambut baik keberadaan RSA WALUYA II ada disini untuk memperluas jangkauan pelayanan metode kontrasepsi jangka panjang. Selama Ini kendalanya karna akses kita yang begitu luas dan tenaga yang terbatas. Dengan adanya program Rumah Sakit Apung ini tentunya kebutuhan massyarakat untuk kontrasepsi akan terpenuhi, seperti implan, IUD dan MOP, yang mana MOP ini sangat sulit untuk di realisasikan. Dengan adanya kegitan ini mudahan bisa terlaksana dengan baik.

Target sebelumnya adalah 50 orang, akan tetapi yang ada hanya 40 orang. Kami harapkan bisa tercapai untuk implan dan IUD, dari pulaulaut utara, Pulaulaut Timur dan Pulaulaut Tengah yang relatif bisa terjangkau dengan penjemputan dan lainya. Kemudian diharapkan pula nantinya Pulau Sembilan, bakau dan lainnya secara menyeluruh untuk wilayah kotabaru bisa terlayani, dan Masyarakat dapat memanfaatkan momen yang baik ini untuk mendapatkan pelayanan pemasangan alat kontrasepsi yang di rencanakan selama 1 hari.

Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi Drs. Sukaryo Teguh Santoso menambahkan ini sangat membantu warga masyarakat kita terutama yang ada di wilayah kotabaru, karna karakteristik wilayah kepulauan di Kotabaru ini yang biasanya menjadi kendala adalah akses pelayaran. Sekarang dengan adanya RSA WALUYA II ini sangatlah membantu dan kami benar benar mengapresiasi hal ini, katanya. (and/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya