Tarik Nakes dari Isoter, Kadinkes : Daripada Mubadzir

Banjarmasin, KP – Gedung Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Jalan Batu Besar, komplek pelajar Mulawarman, diketahui sudah sepekan tidak lagi beroperasi sebagai tempat Isolasi Terpusat (Isoter).

Sebelumnya, sejak 1 September lalu, tempat isoter yang diberi nama Rumah Sehat Karantina Baiman itu berfungsi untuk warga yang terpapar Covid-19 yang tidak memiliki gejala berat.

Hal itu dibeberkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi saat ditemui awak media di sela kegiatan vaksinasi massal di Kecamatan Banjarmasin Selatan, Rabu (3/11) siang.

“Sudah satu minggu ini petugas di isoter kita tarik ke Dinas Kesehatan untuk memperkuat pelaksanaan vaksinasi massal,” ucapnya.

Ia mengatakan, tenaga kesehatan (Nakes) yang sebelumnya ditempatkan di isoter juga telah dilatih untuk melaksanakan vaksinasi.

Jelas saja, saat ini Pemko Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan lagi gencar-gencarnya melakukan vaksinasi, untuk mengejar target herd immunity atau kekebalan kelompok pada 12 November nanti.

Berita Lainnya

Hijaukan Banua, Partai Gelora Tanam 130.000 Pohon

1 dari 1.336

Tepatnya bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN). Yakni sebesar 80 persen dari total penduduk sudah tervaksin.

“Karena tidak ada orang yang saat ini diisolasi. Jadi daripada mubazir kita arahkan mereka (Nakes) membantu vaksinasi massal,” jelasnya.

Lantas, bagaimana jika tiba-tiba kasus Covid-19 kembali melonjak di Banjarmasin? Terkait hal itu, Machli menegaskan, pihaknya akan membuka kembali isoter.

“Sejak awal dibuka ada 11 pasien yang sempat dirawat di isoter. Usianya rata-rata 40 tahun,” tandasnya.

Sesuai pantauan awak media, Rabu (3/11) siang, di lokasi BBPPKS yang digunakan sebagai isoter tampak terlihat sepi.

Namun saat awak media yang datang mencoba lebih jauh melihat aktivitas di dalamnya, petugas keamanan yang saat itu berjaga tidak bisa memberikan akses. Alasannya karena bukan kewenangannya.

“Ini bukan kewenangan kami. Kalau mau masuk harus ada surat atau ada petugas dari Dinas Kesehatan yang ikut datang. Karena kontrak sewa tempat ini oleh Dinas Kesehatan sampai akhir tahun,” tegasnya dengan ngotot. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya