Banjarmasin, KP – Tim kesayangan urang banua, Barito Putera yang kini dalam posisi terancam ke jurang degradasi dari Liga 1 BRI, karena lebih banyak mengalami kekalahan. Disarankan agar secepatnya melakukan perombakan, terutama terhadap posisi strategis seperti jajaran pelatih dan asistennya.
‘’Kegagalan mengangkat prestasi Barito Putera yang kini terus terpuruk, seyogianya dicermati pihak manajemen untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan melakukan perombakan total, ‘’ kata pemerhati sepakbola dari Banjarmasin HM Aflah, Senin (20/12/2021).
Saran untuk melakukan perombakan total terhadap skuad Lasykar Antasari, lanjut Aflah setelah mencermati perjalanan Barito Putera selama mengikuti Kompetisi Liga 1 BRI, sehingga memunculkan kehawatiran kalau tim yang didirikan almarhum HA Sulaiman HB dengan semangat kekeluargaan, dan pernah masuk semifinal pada waktu Kompetisi Liga Dunhill, benar-benar terdegradasi seperti yang pernah dialami pada beberapa waktu lalu, ujarnya..
Secara pribadi Aflah menilai dalam tubuh skuad Barito Putera sepertinya dihuni sosok-sosok yang ingin hidup dari klub Lasykar Antasari, bukan sosok yang mau menghidupkan klub. Sehingga mengurangi semangat bagaimana supaya klub benar-benar menjadi tim sepakbola disegani di kancah nasional, seperti beberapa waktu lalu.
Diingatkannya pula bahwa, kalau Barito Putera benar-benar terpuruk dan terlempar ke jurang degradasi, kemungkinan akan sangat sulit untuk bangkit kembali, sebab kompetisi sekarang ini benar-benar sangat ketat, banyak tim sepakbola yang berada di Liga 2 dan Liga 3 yang berjuang habir-habisan untuk meningkatkan kastanya.
Kondisi tersebut jelas menjadikan persaingan menjadi sangat ketat. Kalau terdegradasi sangat banyak dampak negative yang akan dialami Barito Putera, dan mengalami kehilangan financial yang cukup besar, disamping menurunnya semangat dukungan dari para Barito Mania yang selama ini setia memberikan support.
‘’Saya hanyalah pecinta setia Barito Putera yang tidak ingin klub kesayangannya mengalami nasib buruk terlempar dari Kompetisi Liga 1. Mudah-mudahan saran ini bisa menyentuh pihak manajemen untuk melakukan pembenahan,’’ pungkas H Aflah. (nfr/k-9)















