Tamiang Layang, KP – Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Barito Timur dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga setempat bekerjasama meluncurkan Senam Igal Nansarunai, Jumat (3/12) kemarin.
Ketua Perwosi Barito Timur Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas di Tamiang Layang, Minggu (5/12) mengatakan, Senam Igal Nansarunai merupakan langkah strategis yang disesuaikan dengan visi Perwosi yakni membentuk wanita Indonesia yang sehat dan bugar sehingga terciptanya keluarga sejahtera yang cinta olahraga.
“Ini sangat cocok di masa pandemic COVID-19 agar kita wanita dan keluarga berolahraga dalam meningkatkan imun tubuh untuk menangkal COVID-19,” kata Munita.
Menurutnya, dalam bahasa latin berbunyi “Mensana in corporesano” memiliki arti dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Karena itu, kata dia, Senam Igal Nansarunai perlu digelorakan dalam berolahraga.
Senam Igal Nansarunai merupakan hasil kerjasama yang positif dalam rangka untuk memeriahkan Peringatan Hari Ibu, Keluarga Berencana Kesehatan (KB KES) PKK dan HUT Dharma Wanita Persatuan tahun 2021.
Senam Igal Nansarunai berasal dari Bahasa Maanyan yakni Igal yang memiliki arti bergoyang dan Nansarunai merupakan simbol khas Dayak Maanyan di Kabupaten Barito Timur.
Senam Igal Nansarunai merupakan buah karya dari putera dan puteri terbaik Kabupaten Barito Timur dan dalam pelaksanaannya melibatkan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Barito Timur dalam pelaksanaannya.
“Disbudparpora kiranya bisa mensosialisasikan dan memperkenalkan Senam Igal Nansarunai agar senam yang digali dari kearifan lokal Barito Timur ini semakin dikenal seluruh masyarakat Barito Timur dari Kecamatan, kelurahan dan desa,” kata Munita.
Kadis Budparpora Barito Timur Forty Rickyano menerangkan, pihaknya terus berupaya menggali potensi kearifan lokal warisan leluhur untuk dikembangkan dan dilestarikan. Terutama di masa pandemi COVID-19.
Senam Igal Nansarunai yang diluncurkan baik gerak maupun musik yang digunakan merupakan perpaduan dari berbagai tarian daerah dan musik tradisional yang ada di Kabupaten Barito Timur.
“Berolahraga dengan kearifan lokal, membudayakan kearifan lokal dalam berolahraga untuk meningkatkan kesehatan di masa pandemi COVID-19,” kata Forty.
Munita dan Forty secara bergantian menghimbau warga yang terlibat di acara Senam Igal Nansarunai untuk menggelorakan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.
“Gelorakan protokol kesehatan seperti kita menggelorakan kearifan lokal kita kepada masyarakat sekitar kita kita, kapan saja dan dimana saja,” demikian Forty Rickyanou. (vna/k-10)















