Banjarmasin, KP – Pencuri penutup lubang drainase yang hilang di sepanjang jalan Kuin Selatan, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, rupanya pernah dipergoki warga saat menjalankan aksinya.
Ketua RT 8, RW 1, Kelurahan Kuin Selatan, Syarbani menutur-kan, semula hanya satu tutup lu-bang drainase saja yang hilang. Namun, berselang beberapa hari kemudian, tutup lubang drainase lainnya turutmenghilang.
“Kalau dihitung-hitung, yang hilang ada tujuh buah. Sedang-kan yang masih bagus, ada dua. Satu buah kami amankan, satu buahnya masih utuh, meskipun sudah ada bekas congkelan,” ucapnya saat ditemui awak media, Kamis (20/1) siang.
Lelaki 48 tahun itu membeberkan, upaya pencurian tidak hanya terjadi pada dini hari. Ta-pi, juga pada siang hari. Dan di-duga pencuri pun tidak bertindak sendirian. Dari yang mengendarai roda dua, hingga yang mengendarai roda empat.
“Dari informasi yang saya dengar, harga satu buah tutup lu-bang drainase ini Rp200 ribu sampai Rp250 ribu. Mungkin, karena itu pencurian marak terjadi,” ungkapnya.
“Warga pernah mempergoki para pelaku. Tapi si pencuri keburu kabur karena ketahuan. Infonya mereka (kawanan pencuri) itu dipengaruhi alkohol,” ujarnya.
“Sekarang, kami hanya bisa berharap pemerintah bisa cepat membenahi kerusakan ini,” harapnya.
Ia menilai, jika penutup drainase tersebut diganti dengan ba-han semen kemungkinan untuk dicuri lagi akan semakin kecil.
“Kalau bisa, dicor semen saja agar tidak lagi ada tutup lubang drainase yang dicuri, siapa yang mau mencuri beton,” sarannya.
Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu warga yang enggan namanya. Ia menjelaskan kawasan tersebut, mobilitas warganya cukup padat.
Sementara di ruas jalannya, ada tujuh lubang drainase yang masih tampak menganga. Agar tidak menimbulkan korban jiwa, warga meletakkan tiang hingga ban bekas sebagai penanda.
“Saya heran, kok bisa-bisanya yang seperti ini dibiarkan berlama-lama. Sudah sekitar satu bu-lan, lho dibiarkan seperti ini,” ucap salah seorang warga yang tinggal di kawasan tersebut.
Lelaki yang enggan namanya enggan dikorankan itu menga-takan, sebelum dipasangi tanda, sudah ada mobil yang terperosok di lubang drainase.
Peristiwa itu terjadi pada si-ang hari. Di sebuah tikungan, sa-at berpapasan dengan mobil lainnya. “Kan bahaya, apa lagi salah satu lubang berada di tikungan jalan,” tambahnya.
Saat dikonfirmasi persoalan pembenahan drainase ini ke Sekretaris Daerah Kota (Sekd-ako) Banjarmasin, Ikhsan Budi-man mengaku, pihaknya sudah menginstruksikan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, agar segera melakukan pembenahan.
“Termasuk, apabila ada lagi informasi kehilangan. Langsung laporkan saja ke aparat kepoli-sian. Agar teman-teman di ke-polisian bisa bertindak cepat,” ucapnya. (Kin/K-3)














