BANJARMASIN, KP – Guna mengejar target vaksinasi de-ngan sasaran anak usia 6-11 ta-hun, Pemerintah Kota (Pemko) pun melakukan jemput bola. Yakni dengan mendatangi langsung anak-anak di sekolah. Se-perti yang dilaksanakan di SD Islam Sabilal Muhtadin, Kamis (20/1) pagi tadi.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, Totok Agus Daryanto menerangkan, setidaknya ada 53.777 peserta didik yang menjadi sasaran pi-haknya. Dari total 256 SD.
“Sejak awal dimulai sampai sekarang sudah ada 1.000 lebih siswa yang sudah divaksin,” ucapnya, saat ditemui awak me-dia usai menjalani rapat bulanan Forkopimda Kota Banjarmasin, Kamis (20/1) sore.
Ia mengaku, bahwa pihaknya telah meminta pihak sekolah un-tuk mendata jumlah siswa yang bersedia dan mendapatkan izin dari orangtuanya untuk divaksin.
“Nanti data itu kita sampaikan ke puskesmas untuk ditindaklanjuti didatangi oleh petugas,” je-lasnya. Meski demikian, Ia me-ngakui masih ada sebagian ora-ngtua yang tidak mengizinkan anaknya untuk divaksin.
Namun Ia menekankan, demi kelancaran pelaksanaan Pembe-lajaran Tatap Muka (PTM) program vaksinasi anak ini harus te-rus dikejar.Mengingat untuk sis-wa tingkat SMP, capaian vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 70 persen lebih.
“Orangtua siswa SD masih menganggap anaknya terlalu ke-cil. Selain itu juga takut dengan dampak setelah vaksin,” pung-kasnya.
Sebelumnya, Kepala Sekolah Dasar Islam (SDI) Sabilal Muht-adin Banjarmasin, Aintayati me-nuturkan, para orangtua siswa cukup antusias dengan adanya program vaksinasi anak.
“Alhamdulillah orang tua murid mendukung kegiatan ini. Kita juga sudah menerbitkan Su-rat Edaran (SE) agar orangtua mengizinkan anaknya ikut ber-vaksin,” ucarnya.
Ia menerangkan, sebenarnya jumlah siswa yang diajukan un-tuk mendapatkan vaksin di SDI Sabilal Muhtadin sebanyak 848.
Namun, karena stok vaksin di puskesmas S. Parman terbatas, maka baru 158 siswa kelas 6 ya-ng mendapatkan vaksin Covid-19. Sedangkan sisanya, masih menunggu tambahan vaksin.
“Harapannya anak-anak se-hat, dan sudah kuat menghadapi virus-virus apapun,” tuntasnya. (Kin/K-3)














