Warga Pasar Batuah Protes Revitalisasi

Sebelum ada solusi terbaik bagi warga, pihaknya akan tetap menolak adanya rencana revitalisasi pasar.

BANJARMASIN, KP – Warga yang tinggal di kawasan Pasar Batuah, bersikukuh menolak adanya revitalisasi pasar yang direncanakan Pemko Banjarmasin.

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Batuah (sebelumnya disebut Paguyuban Warga Batuah), Jumat (21/1) petang, kembali meluapkan unek-uneknya.

Ketua Aliansi Warga Batuah, Syahriannor menekankan, sebelum ada solusi terbaik bagi warga, pihaknya akan tetap menolak adanya rencana revitalisasi pasar.

“Kami tidak menghalangi pemerintah apabila mau membangun, tapi carikan solusi terbaik buat masyarakat kami, itu saja,” ungkapnya.

“Tapi, kalau bisa, tolong jangan diapa-apakan kawasan ini. Itu harapan kami,” tambahnya.

Hal itu diungkapkan Sahriannor bukan tanpa alasan. Ia menerangkan, bahwa Pasar Batuah adalah pasar sejumput. Lagi pula menurutnya, Pasar Batuah bukan pasar besar.

Seperti misalnya, Pasar Kuripan, Pasar Pandu dan Pasar Ahmad Yani. Yang lokasinya, tidak begitu jauh dari kawasan Pasar Batuah.

Di sisi lain, saat ini, dengan adanya rencana revitalisasi pasar, warga yang tinggal menurut Sahriannor, menjadikan warga yang bermukim menjadi sangat resah.

“Kami tinggal di sini, sudah sangat lama dan aman-aman saja. Tapi, mengapa di tahun 2022, justru ada kabar bahwa kawasan ini bakal direvitalisasi,” ucapnya.

Berita Lainnya
1 dari 4.730
loading...

“Januari pendataan, Februari sosialisasi, Maret penyerahan lahan, kasihan warga. Mau kemana kami,” tekannya.

Hal senada juga diungkapkan warga lainnya, Darjat. Ia mengungkapkan, sepengetahuannya, dahulu kawasan Pasar Batuah adalah permukiman.

Menurutnya, adanya permukiman ini lah yang dulu dijadikan alasan oleh pemerintah untuk membuatkan pasar di kawasan itu.

Ia menganggap, pasar yang ada sekarang ini hanyalah nebeng di kawasan yang sudah lama ditinggali warga.

“Pasar ini sebenarnya tidak ada. Pasar ini nebeng di Kampung Batuah dan hanyalah pasar sejumput. Sekarang, pemerintah mau merevitalisasi, sedangkan ini kan bukan pasar besar,” tekannya.

Darjat pun lantas mengharapkan agar pemerintah bisa memikirkan lagi matang-matang rencana revitalisasi. Lantaran, tak sedikit warga yang bermukim di kawasan tersebut.

Seperti diketahui, rencana revitalisasi pasar mencuat saat Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, mendapatkan tugas pembantuan dari Kementerian Perdagangan RI.

Dari tugas pembantuan yang tertuang dalam surat tembusan nomor 66 tahun 2021, itu Disperdagin Kota Banjarmasin mendapat kucuran dana sebesar Rp3,5 miliar. Yang dananya, digunakan untuk merevitalisasi Pasar Batuah pada tahun ini.

Selain itu, untuk revitalisasi Pasar Batuah, Disperdagin Kota Banjarmasin juga mendapatkan sokongan kucuran dari APBD Kota. Yang nilainya, sementara ini sebesar Rp1,5 miliar.

Mengapa harus Pasar Batuah yang direvitalisasi? Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom M Tezar menjelaskan bahwa Pasar Batuah adalah pasar yang paling memerlukan bantuan.Karena saat ini, kondisi pasar itulah yang paling tidak representatif sebagai pasar.

Ada pun konsep pembangunan pasar ke depan, bentuknya bakal seperti hanggar pesawat. Alias mengacu pada prototipe Kemendag RI. (Kin/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya