Kandangan, KP – Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Wahyudi Rahman meminta agar pemerintah daerah lebih memperhatikan jalan penghubung antar Kecamatan Daha Barat menuju Daha Selatan.
“Karena kondisi jalan yang menghubungkan sembilan desa di kecamatan tersebut rusak parak, akibat tergenang air, bahkan merendam jalan tersebut” kata Wahyuni usai reses di sejumlah titik hingga Desa Bajayau, Kecamatan Daha Barat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), kemarin.
Padahal keberadaan jalan penghubung ini sangat diperlukan, mengingat kawasan tersebut merupakan penghasil palawija dan pertanian yang cukup besar.
“Jalan ini juga memenuhi syarat terhubung antar Kabupaten HSS dan Kabupaten Tapin sampai melewati Desa Buas-buas Kecamatan Candi Laras Selatan di Tapin,” tambah politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Diakui, jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten, sehingga diharapkan Pemkab setempat bisa lebih memperhatikan akses jalan yang diperlukan masyarakat.
“Jalan penghubung bukan kewenangan provinsi, sehingga Pemkab HSS diminta lebih memperhatikannya, kecuali bisa diambil alih provinsi,” ujar Wahyudi Rahman.
Sementara itu Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Daha Barat, H Junaydi Aldabari mengatakan, perbaikan ini diharapkan perwakilan kecamatan dan desa agar jalan ini menjadi perhatian skala prioritas dari pemerintah.
“Akses jalan penghubung ini sangat urgen sekali apalagi jalan ini menghubungkan wilayah ke Kabupaten Tapin,” kata Junaydi didampingi Kepala Desa Siang Gantung, Ahmad Junaidi.
Selain itu, dari ruas tersebut tersambung nanti ke poros ruas jalur 2 Jalan Nasional antara Marabahan, Kabupaten Barito Kuala ke daerah Hulu Sungai.
“Jika nanti akses jalan tersebut telah di perbaiki dan nyaman dilintasi maka bisa melancarkan perekonomian masyarakat,” tambahnya. (lyn/K-6)















