Martapura, KP – Saat ini Pemkab Banjar melalui Diskominfostandi membina 15 KIM. Diharap jumlah ini terus ditingkatkan agar peran kelompok bisa memberikan informasi dan promosi potensi di daerah masing masing.
”Kami harap melalui pelatihan ini, KIM bisa menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi menarik, beragam dan kreatif,” kata Kadis Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Banjar HM Aidil Basith saat membuka Training of Trainers (TOT) Literasi Digital bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama GNLD Siberkreasi berkolaborasi dengan pemerintah daerah, bertempat di Hotel Novotel Banjarbaru, Selasa (29/3).
Menurutnya, dunia saat ini dan akan datang, dituntut memiliki SDM profesional dan kreatif agar dapat mengikuti serta beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang.
”Semakin tinggi pemahaman literasi digital, kian bijak masyarakat dalam mengakses dan menyaring konten negatif, seperti halnya berita hoax. Disinilah peran KIM nantinya, menciptakan pola pikir kreatif, sehingga tidak mudah terpengaruh hoax di media sosial,” ujar dia.
Ditambahkannya, KIM sendiri merupakan lembaga komunikasi yang dibentuk masyarakat secara mandiri dan kreatif guna mendapatkan informasi dibutuhkan agar tidak terjadi kesenjangan informasi.
Kegiatan dimoderatori Kabid Informasi dan Komunikasi Publik M Hamdani ini menghadirkan dua narasumber, yakni Lurah Sekumpul Gusti Marhusin dan Tim Penyusun Kurikulum Literasi Digital GNLD Siberkreasi Fikri Andhika. Diikuti 20 peserta dari perwakilan tiap daerah selama dua hari kedepan. (Wan/K-3)















