Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Martapura

Pengurus Yayasan DH Putri Tandatangani Pakta Integritas

×

Pengurus Yayasan DH Putri Tandatangani Pakta Integritas

Sebarkan artikel ini
Hal 10 3 KLm Martapura Fakta Integritas
PAKTA INTEGRITAS - Penandatangan Pakta Integritas Pengawas dan Pengurus Yayasan Pendidikan Pondok Darul Hijrah Putri. (KP/Wawan)

Martapura, KP – Komitmen menuju perubahan, perbaikan, Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri (DH Putri), Cindai Alus, Martapura menggelar pelantikan Pengawas dan Pengurus Yayasan sekaligus penandatangan Pakta Integritas, Sabtu (19/3), di aula Pondok.

Ketua Dewan Pembina Ustadz KH Prof Dr Athailah MAg hadir langsung melantik Pengawas dan Pengurus Yayasan dan menyaksikan penandatangan Pakta Integritas. Pada kesempatan tersebut juga dilantik Direktur Pendidikan Ustadz KH Drs Syahrudi M Fil I oleh Ketua Yayasan Dr H Abdul Karim SH M IKom diiringi penandatanganan Pakta Integritas.

Kalimantan Post

KH Prof Dr Athailah yang merupakan sesepuh meminta warga pondok mendukung penuh kerja pengawas dan pengurus yayasan guna perbaikan. Dia mewanti-wanti jangan hanya berdasarkan ”kemauan/keinginan” saja, namun harus mengikuti dan tunduk aturan sesuai UU Yayasan.

”Pimpinan yayasan tidak harus kyai dan orang pondok, bisa orang lain yang ahli manajemen. Dengan pengurus baru, kita harap bisa berlari kencang dan melakukan hal-hal besar,” tegasnya.

”Mari dukung, semoga kita semua dapat berkah Allah SWT,” katanya.

Ketua baru Pengurus Yayasan Abdul Karim yang pensiunan pejabat PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk serta mantan Kepsek SMK Telkom Banjarbaru tersebut, mengaku amanah diberikan Pembina terbilang berat, namun mulia, sehingga pihaknya mau menerimanya jadi tantangan untuk menciptakan program-program strategis guna menghasilkan Ponpes unggul serta muslimat bertaraf Nasional.

”Sekarang ini perkembangan teknologi begitu pesat, Ponpes tidak boleh menghindar, kita harus mengikuti, adaptasi, jadi memang dibutuhkan inovasi dan kolaborasi dengan semua unsur, baik pemerintah, masyarakat, orang tua siswa dan santriwati sendiri ,” katanya.

Adapun pembenahan siap dilakukan, diantaranya, pemanfaatan teknologi komunikasi, sarana dan prasarana, tata kelola serta pengembangan budaya pondok. Pihaknya ingin menjadikan Ponpes pusat keunggulan (center of excellence).

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Dewan Minta Jaga Ketersediaan Kebutuhan Pokok

”Paling penting pengembangan SDM berkompeten dan adaptif pada perubahan yang kian cepat, kompetensinya harus ditingkatkan, terutama para guru” tandasnya.

Pihaknya juga siap menjajaki penerapan remunerasi, program pensiun, pemanfaatan BPJS, alat produksi dikembangkan. Media sosial juga terus aktif untuk lebih mengenalkan DH Putri ke masyarakat, apalagi tantangan di luar kian berat dengan tumbuhnya ponpes-ponpes baru sebagai kompetitor.

”Kami juga siap memanfaatkan peran media massa, baik cetak, online, bahkan televisi,” kata Karim, mantan Humas PT Telkom Banjarmasin tersebut.

Diakui Karim, Ponpes DH Putri punya potensi sangat besar untuk dikembangkan, jumlah santrinya saja mencapai 2 ribuan. Harapannya tiap tahun naik 5-6 persen. Tapi semuanya harus lewat sistem yang baik, harus good governance” pungkasnya optimis.

Turut hadir, anggota Dewan Pembina H Anang Syukeri, Drs H Wahyu Syawalliani. Kemudian Ketua Pengawas AKBP (Purn) Riduan Arif Waluyo bersama anggota serta seluruh Pengurus Yayasan. (Wan/K-3)

Iklan
Iklan