Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Tingkatkan Minat Ternak dan Kelestarian Kontes Kambing

×

Tingkatkan Minat Ternak dan Kelestarian Kontes Kambing

Sebarkan artikel ini
Hal 10 2 Klm BJB 2 5
TERNAK- Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin saat hadir pada acara kontes Kambing regional Kalimantan Selatan saat memberikan penilaian. (KP/Devi)

Banjarbaru,KP- Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Banjarbaru yang ke-23, Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar acara Kontes Kambing Regional Kalimantan Selatan.

Bahkan dalam ajang kontes ini diikuti kurang lebih dari 100 kambing dan peserta dari wilayah Kota Banjarbaru, Kab. Banjar, Kab. Tanah Laut, Kab. Tapin dan Kab. Kapuas, yang akan memperbutkan Piala, sertifikat dan uang pembinaan

Kalimantan Post

Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menyampaikan rasa bangga dan senang karena dapat bertemu dengan para peternak, dan pecinta kambing dalam kontes. Kontes diadakan untuk mencari bibit terbaik. Juga bertujuan untuk tetap menjaga kelestarian kambing dan memotivasi para peternak kambing di Kalimantan Selatan.

“Dimasa pandemi saat ini, sektor peternakan merupakan salah satu sektor yang tahan terhadap pandemi. Untuk itu, Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen untuk memprioritaskan program pembangunan peternakan,” ujarnya.

Masih kata Aditya, semoga dengan terselenggaranya kontes ini akan lebih mendorong pengembangan usaha peternakan dapat meningkatkan nilai tambah atau nilai jual ternak, sehingga dapat meningkatkan sektor ekonomi masyarakat.

Perlu diketahui, kebutuhan kambing di Kalimantan Selatan sebanyak 80.000 pertahun. Sedangkan kemampuan lokal untuk memenuhi kebutuhan kambing hanya 5-8% saja.

Bahkan dalam kontes kambing pada tahun ini, ada beberapa kriteria atau persyaratan yaitu Etawa, kelas B (Pejantan) dengan syarat gigi poel 1-2 pasang, kelas C1 (Calon Pejantan) dengan syarat calon pejantan belum poel dengan tinggi badan lebih dari 70 cm.

Selanjutnya, Boel, Kelas Pemula dengan berat 25 kg hingga 70 kg. Kelas Berat dengan berat 80 kg hingga 150 kg.

Kemudian, Extreme, dengan persyaratan semua jenis kambing pejantan (PE, Sumbawa, Gibas, dll), yang dinilai dari postur, bobot, umur dan pertumbuhan. (Dev/K-3)

Baca Juga :  Wali Kota Banjarbaru Apresiasi KEK di Ramadan Fair
Iklan
Iklan